Di Depan Sri Mulyani, Direktur IMF Ingatkan Indonesia Soal Investasi Manusia

Reporter

Editor

Martha Warta

Sri Mulyani, Menteri Keuangan saat berdiskuksi dengan Christine Lagarde Direktur Pelaksana IMF, Tharman Shanmugaratnam Deputi Perdana Menteri Singapura, Wayne Swan MP anggota Parlemen Australia yang akan dipandu oleh Chloe Cho presenter and executive producer di Channel NewsAsia's pada acara High-Level Conference (HLC) bertajuk New Growth Model in a Changing Global Landscape di Jakarta pada 27 Februari 2018. Facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde mengingatkan pemerintah Indonesia agar tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata. Lagarde meminta Indonesia lebih mendorong investasi pada sumber daya manusia (SDM), agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih berkualitas.

"Negara ini (Indonesia) telah menggelontorkan banyak uang untuk infrastruktur. Namun ingat, yang lebih penting bukan seberapa banyak, tapi seberapa efisien uang tersebut dibelanjakan," katanya dalam Konferensi High Level Meeting di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa, 27 Februari 2018. Konferensi ini dihadiri juga oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Baca: Direktur IMF Puji Ekonomi Indonesia, Ini Alasannya

Salah satu investasi SDM yang ditekankan Lagarde adalah anggaran pendidikan. Dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp 2.220 triliun, pemerintah memang telah mengalokasikan untuk pendidikan sebesar Rp 444,132 triliun (20,1 persen). Namun ia menilai masih ada ruang lagi untuk meningkatkannya. "Tak hanya Indonesia, tapi juga negara ASEAN lain," ujar Lagarde.

Langkah ini, tutur Lagarde, perlu diambil karena Indonesia menghadapi tantangan nyata, yaitu persoalan demografi. Komposisi populasi penduduk muda Indonesia sangat besar, sehingga pemerintah harus memastikan mereka terserap oleh dunia kerja. Tujuannya, persoalan demografi bisa berbuah pada demographic dividend (keuntungan demografi). "Memang tidak ada one single policy recipe (satu resep kebijakan yang sama), tapi kita di sini bisa berbagi kebijakan satu sama lain."

Lagarde menjelaskan, lanskap ekonomi dunia tengah bertransformasi menjadi ekonomi digital. Perkembangan teknologi, robot, dan artificial intelligence (kecerdasan buatan) berkembang cepat mengalahkan faktor-faktor geopolitik. "Maka, dengan meningkatkan kapasitas manusia, Anda bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut," ujarnya.

Upaya tersebut, kata Lagarde, secara simultan akan membuat Indonesia bisa menghasilkan diversifikasi produk ekspor yang lebih baik, dari produk komoditas menjadi produk bernilai tinggi sesuai dengan ekonomi digital. Dalam analisis IMF, ucap dia, peningkatan diversifikasi produk ekspor bisa mengerek pertumbuhan pendapatan domestik bruto (PDB) hingga 1,4 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyadari gelontoran dana untuk infrastruktur memang sangat dominan. Namun, di depan Lagarde, mantan Managing Director Bank Dunia tersebut menegaskan, keberadaan infrastruktur masih sangat dibutuhkan bagi Indonesia. Ia mencontohkan fasilitas Internet yang tengah dibangun pemerintah. "Ini adalah salah satu upaya memberikan akses pendidikan bagi daerah terpencil di Indonesia."

Indonesia, menurut dia, sama sekali tidak mengabaikan investasi pada manusia. Presiden Joko Widodo, kata Sri Mulyani, telah melakukan sejumlah reformasi pada kebijakan ekonomi, khususnya pada pendidikan vokasional untuk kebutuhan industri. "Jadi tidak hanya pada infrastruktur, seperti yang sebut Lagarde, tapi juga pada pendidikan," katanya.






Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

1 hari lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

1 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih lebih baik ketimbang negara lain.


Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

1 hari lalu

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

Sri Mulyani mengatakan depresiasi rupiah masih lebih rendah ketimbang negara lain, yakni 6,1 persen.


Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

1 hari lalu

Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

Sri Mulyani Indrawati membuat ruang sidang rapat paripurna DPR RI, hari ini, Kamis, 29 September 2022 riuh.


Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

1 hari lalu

Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, akumulasi defisit fiskal Indonesia selama masa Covid-19 sangat rendah dibanding negara-negara lain.


Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

2 hari lalu

Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi Indonesia masih kuat menghadapi dampak krisis Inggris.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

2 hari lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

2 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Di negara lain, ucap Sri Mulyani, tidak semua warga bisa menikmati kehidupan yang biasa layaknya orang Indonesia.


Terkini BIsnis: Jokowi Minta Sri Mulyani Eman-eman APBN, BI Komentari Rupiah Jeblok

2 hari lalu

Terkini BIsnis: Jokowi Minta Sri Mulyani Eman-eman APBN, BI Komentari Rupiah Jeblok

Berita terkini bisnis pada siang hari ini dimulai dari permintaan Presiden Jokowi ke Sri Mulyani agar berhati-hati dalam mengelola APBN.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

2 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.