Ini Misi Khusus BI pada Annual Meeting IMF-World Bank di Bali

Reporter

Editor

Martha Warta

Presiden Joko Widodo bersama Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde melakukan blusukan meninjau pelayanan Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, 26 Februari 2018. (AP Photo/Dita Alangkara)

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengatakan memiliki misi khusus dalam acara Annual Meeting IMF-World Bank yang akan digelar pada 9-14 Oktober 2018. Kepala Unit Kerja Pertemuan Tahunan IMF World Bank 2018, Peter Jacobs mengatakan misi khusus tersebut adalah menyampaikan dalam forum tersebut bahwa ekonomi Indonesia sangat dinamis mulai dari digital ekonomi, ekonomi syariah yang modern, pemberdayaan perempuan, dan juga  pariwisata.

"Pesan utama Indonesia itu ekonominya sudah reform, resilience, dan progresif. Kami bisa menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh berkelanjutan dan inklusif," kata Peter dalam acara konferensi pers persiapan Annual Meeting IMF-World Bank di Press Room Bank Indonesia, Jakarta, Senin, 26 Februari 2018.

Baca:Blusukan ke Tanah Abang, Bos IMF Beli Baju Koko untuk Suami

Peter juga mengatakan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan oleh Indonesia. Sebab, pertemuan ini merupakan wadah berkumpulnya banyak pemimpin negara terutama para menteri keuangan dan gubernur bank sentral serta para investor.

"Ada 189 negara yang bakal hadir dari total 194 negara, jadi ini seperti the world is really coming to Indonesia. Karena itu, kita harus benar-benar memanfaatkan dan menunjukan bahwa kita mampu menjadi penyelenggara yang sukses," ujar Peter.

Peter juga berujar dalam pertemuan ini nantinya diperkirakan mendatangkan hingga sebanyak 15 ribu orang. Selain itu, diperkirakan perputaran uang selama pertemuan akan mencapai US$ 100 juta atau nilainya mencapai Rp 1,36 triliun.

Selain itu, Peter juga menjelaskan pihaknya juga akan memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan potensi pariwisata selain Bali. Misalnya, seperti Danau Toba, Borobudur, Labuhan Bajo, Lombok, dan juga Banyuwangi.

Kemudian Peter juga mengatakan ia telah berkoordinasi dengan kementerian yang bertanggung jawab untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin bisa menghambat terlaksana kegiatan ini. Terutama  kemungkinan ancaman dari Gunung Agung.

"Kami sudah siapkan kalau harus evakuasi, misal peserta itu bisa lewat jalan laut atau jalan darat, tergantung apa yang dihadapi. Sudah dipikirkan, sudah lakukan simulasi juga," kata Peter.

Annual Meeting IMF-World Bank adalah pertemuan rutin tahunan yang akan dihadiri para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari 189 negara.  Ada 2 ribu sesi rapat yang terdiri dari 1200 sesi pada pertemuan IMF dan 600-800 sesi pada pertemuan World Bank. Sedangkan pertemuan para CEO lembaga keuangan akan dilakukan di luar forum resmi.






BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

5 hari lalu

BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

Tujuan penerbitan ini oleh BI hingga OJK adalah mengawal proses reformasi referensi suku bunga rupiah.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

5 hari lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

6 hari lalu

UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level 5,1 hingga 5,4 persen pada 2022.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

13 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


BI Perkirakan Inflasi pada Akhir Tahun Tembus 6 Persen Gara-gara Harga BBM

13 hari lalu

BI Perkirakan Inflasi pada Akhir Tahun Tembus 6 Persen Gara-gara Harga BBM

Untuk meredam gejolak inflasi, BI akan melakukan sinergi kebijakan yang lebih kuat dengan pemerintah pusat dan daerah.


Ekonom Prediksi BI Kerek Suku Bunga hingga 50 Basis Poin

13 hari lalu

Ekonom Prediksi BI Kerek Suku Bunga hingga 50 Basis Poin

Proyeksi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 50 basis poin, kata Radhika, tidak dapat dikesampingkan di tengah langkah The Fed yang hawkish.


IKK Agustus Naik Jadi 124,7, BI: Konsumen Optimistis dengan Kondisi Ekonomi

27 hari lalu

IKK Agustus Naik Jadi 124,7, BI: Konsumen Optimistis dengan Kondisi Ekonomi

BI mencatat kenaikan indeks tersebut didorong oleh keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia.


Cadangan Devisa RI Sepanjang Agustus 2022 Tak Bergerak dari Juli

28 hari lalu

Cadangan Devisa RI Sepanjang Agustus 2022 Tak Bergerak dari Juli

Cadangan devisa RI masih di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.


Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

30 hari lalu

Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

Presiden terguling Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dapat sambutan hangat sepulangnya dari melarikan diri ke luar negeri, termasuk rumah dan pengamanan.


IMF Sepakat Kucurkan Bantuan Rp 43 Triliun untuk Sri Lanka

34 hari lalu

IMF Sepakat Kucurkan Bantuan Rp 43 Triliun untuk Sri Lanka

Sri Lanka akan mendapatkan bantuan dari IMF untuk mengatasi krisis keuangan yang melanda negara tersebut.