Viral, Penumpang Menolak Diturunkan Usai Merokok Dekat Citilink

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas terpaksa menurunkan seorang penumpang penerbangan terakhir pesawat Citilink karena kedapatan merokok saat pesawat tengah mengisi bahan bakar, 25 Februari 2018. youtube.com

    Petugas terpaksa menurunkan seorang penumpang penerbangan terakhir pesawat Citilink karena kedapatan merokok saat pesawat tengah mengisi bahan bakar, 25 Februari 2018. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Upaya maskapai penerbangan Citilink Indonesia yang menurunkan penumpang karena kedapatan merokok saat hendak memasuki pesawat kemarin ternyata tak berjalan mulus. Dalam video berdurasi 1 menit 58 detik yang tersebar viral itu terdengar penumpang pria itu menolak turun seperti yang diminta para petugas di dalam pesawat. 

    Penumpang itu kedapatan merokok saat keluar boarding gate menuju pesawat, dan hal itu dilanjutkan terus hingga saat menaiki tangga pesawat. Padahal di saat yang bersamaan, pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling) dan posisinya dekat dengan mesin pesawat.

    Baca: Citilink Turunkan Penumpang Merokok Saat Hendak Masuk Pesawat

    Penumpang pria itu sempat menolak keras ketika diminta turun dari pesawat. Dari salah satu video yang beredar, penumpang tersebut tampak beradu mulut dengan sekitar lima orang yang merupakan petugas keamanan Bandar Udara Halim Perdanakusuma (aviation security-avsec), petugas POM, dan petugas maskapai.

    "Bapak tidak bisa ikut penerbangan ini. Bapak harus turun," kata salah satu petugas sebagaimana terekam dalam video yang diunggah pada hari Ahad malam, 25 Agustus 2018. Video itu terpantau sudah dilihat sebanyak 313 kali. Sejumlah video serupa juga diunggah di YouTube dengan berbagai judul.

    Namun, dalam video itu juga terlihat penumpang tersebut menolak turun. Dia justru mempertanyakan alasan tidak boleh ikut terbang menuju Bandar Udara Ngurah Rai.

    Berdalih sudah membayar, penumpang itu juga mempertanyakan apakah petugas bisa menjamin keberangkatannya kemudian. Adapun pesawat tersebut merupakan penerbangan terakhir pada Ahad, 25 Februari 2018 yang dijadwalkan berangkat pukul 21.35. "Bapak bisa jamin saya berangkat malam ini ke Bali? Bapak bisa jamin enggak? Bapak bisa pastiin enggak?" tanya penumpang itu dengan nada tinggi.

    Penumpang itu menuntut petugas memperlakukannya dengan baik. Dia juga tersinggung karena peristiwa tersebut direkam oleh penumpang asing yang duduk di belakangnya. "Kita selesaikan dulu di bawah. Saya sampaikan kepada Bapak, ini bule (merekam) juga karena Bapak," jawab petugas.

    Petugas pun terus menjelaskan bahwa penumpang tersebut harus turun. Setelah dijelaskan beberapa kali, penumpang itu akhirnya turun bersama petugas.

    Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar dalam keterangan tertulisnya mengatakan penumpang tersebut bernama Iwan Limau yang duduk di kursi 12A. Saat penumpang telah duduk di kursinya, tutur Benny, petugas keamanan bandara dan pegawai Citilink yang telah menerima laporan sebelumnya menghampiri dan meminta Iwan turun dari pesawat.

    Perilaku penumpang, kata Benny, dapat membahayakan keselamatan penerbangan Citilink, sehingga terpaksa diambil langkah tegas. "Terlebih saat diberitahu malah ngeyel, bahkan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan," ucapnya, Senin, 26 Februari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.