Perry Warjiyo Calon Gubernur BI, Ini Pendapat 2 Petinggi Bank

Reporter

Editor

Anisa Luciana

Deputi Gubernur Bank Indonesia terpilih Perry Warjiyo, menangani bidang pengelolaan moneter menggantikan Budi Mulya diberhentikan dengan hormat. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo diajukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (Gubernur BI).

Direktur Utama PT Bank Mayora Irfanto Oeij mengatakan, siapa pun yang menjabat Gubernur BI, diharapkan bisa meningkatkan kinerja Bank Indonesia. "Kami berharap siapa pun yang menggantikan Pak Agus (Martowardojo), bisa melanjutkan semua program yang bagus dan meningkatkan kinerja BI," katanya, Senin, 26 Februari 2018.

Baca juga: Mungkinkah Calon Tunggal Gubernur BI Perry Warjiyo Ditolak DPR?

Sementara itu, Haryono Tjahriadi, selaku Presiden Direktur PT Bank Mayapada Internasional Tbk, mengatakan penunjukan Perry sebagai calon tunggal sudah tepat. Sebab, Perry dikenal di kalangan bankir sebagai ahli di bidang moneter dan makroprudensial.

Selain itu, dia punya karier panjang di Bank Indonesia sehingga punya hubungan yang baik di kalangan internal dan eksternal. "Itu akan menunjang tugas-tugasnya apabila nanti Pak Perry Warjiyo akhirnya disahkan menjadi Gubernur BI yang baru," ujarnya.

Surat nama calon Gubernur BI dari Presiden sudah diterima pimpinan DPR RI dan akan dibacakan di sidang paripurna seusai reses. Anggota DPR akan kembali berkantor pada Senin, 5 Maret 2018.

Setelah nama calon Gubernur BI dibacakan di paripurna, diadakan rapat Badan Musyawarah. Baru kemudian ditugaskan kepada Komisi XI untuk membahasnya. Sedangkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Gubernur BI baru akan dijadwalkan setelah surat dari Presiden sudah sampai di Komisi XI.

BISNIS






Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

1 jam lalu

Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

Di laman Otoritas Jasa Keuangan, cadangan devisa atau dikenal dengan nama foreign exchange reserves merupakan cadangan dalam satuan mata uang asing.


Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

1 hari lalu

Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat persen secara tahunan masih tinggi hingga 2023.


Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

1 hari lalu

Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

Inflasi pangan yang terjaga di kisaran 5 persen dapat membuat target inflasi nasional yang sebesar plus minus 4 persen di 2022 tercapai.


BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

1 hari lalu

BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

BPS mengumumkan tingkat inflasi pada bulan September 2022 sebesar 1,17 persen. Dengan begitu, inflasi tahunan kini mencapai 5,95 persen.


Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

1 hari lalu

Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memprediksi tingkat inflasi pada September 2022 bakal melonjak hingga melampaui target pemerintah. Kenapa?


Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

1 hari lalu

Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

Jumlah pengguna dan volume transaksi salah satu sistem pembayaran non tunai QRIS terus meningkat hingga saat ini.


Rupiah Diprediksi Melemah di Level 15.270 per Dolar AS, Analis Beberkan Penyebabnya

1 hari lalu

Rupiah Diprediksi Melemah di Level 15.270 per Dolar AS, Analis Beberkan Penyebabnya

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah.


Rupiah Digital BI Tak Tambah Jumlah Uang Beredar di Indonesia

1 hari lalu

Rupiah Digital BI Tak Tambah Jumlah Uang Beredar di Indonesia

Bank Indonesia (BI) memastikan keberadaan rupiah digital atau central bank digital currency tidak akan membuat peredaran uang di Indonesia bertambah.


BI Prediksi Inflasi September 2022 Tembus 5,88 persen karena Kenaikan Harga BBM

2 hari lalu

BI Prediksi Inflasi September 2022 Tembus 5,88 persen karena Kenaikan Harga BBM

BI memprediksi terkereknya inflasi September 2022 dipicu oleh kenaikan harga harga komoditas bensin sebesar 0,91 persen.


Rupiah Melemah 2,24 Persen terhadap Dolar, Ringgit Malaysia 10,2 Persen

2 hari lalu

Rupiah Melemah 2,24 Persen terhadap Dolar, Ringgit Malaysia 10,2 Persen

Bank Indonesia menyatakan depresiasi rupiah tidak sedalam nilai tukar mata uang negara setara lainnya.