Tertarik Ikuti Lelang Koleksi Pribadi Menteri Jokowi, Ini Caranya

Koordinator Unit Kerja Labuksi KPK Irene Putri bersama juru bicara KPK Febri diansyah (kiri), memberikan keterangan kepada awak media terkait lelang barang rampasan, di gedung KPK, Jakarta, 21 November 2017. KPK kembali membuka lelang barang rampasan negara milik para koruptor. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta -Direktorat Jenderal Keuangan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan kembali menggelar lelang sejumlah barang. Namun kali ini berbeda, karena objek lelang adalah koleksi pribadi milik menteri-menteri Presiden Jokowi, termasuk sang pendamping, Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Lelang diadakan dari pukul 10.00 WIB hingga selesai, di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat," demikian keterangan tertulis dari pihak DJKN, Jakarta, Sabtu, 24 Februari 2018.

Sementara waktu registrasi dilakukan pada hari yang sama dari pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB. Namun untuk informasi pendahuluan, DJKN mengadakan open house di tempat yang sama, Selasa, 27 Februari 2018, dari pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Barang-barang yang dilelang beragam. Mulai dari satu stel baju songket milik Mufidah, istri Jusuf Kalla, sepatu kulit hitam JK Collection milik Kalla, hingga gitar akustik Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Nilai limit ketiganya sama yaitu Rp 500 ribu. Selain ketiganya, masih ada lagi barang miliki Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno

DJKN menyampaikan terdapat dua cara penawaran lelang, yaitu konvensional dan E-Auction (Closed Bidding) atau lelang tertutup. Masing-masing barang memiliki perbedaan, sebagian melalui lelang konvensional, dan sebagian lain melalui lelang tertutup.

Pada lelang konvensional, peserta memberikan setoran uang jaminan via transfer atau tunai melalui Bendahara Penerimaan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang). Sedangkan pada lelang tertutup, peserta menggunakan akun virtual melalui situs www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

Bagaimana cara untuk menjadi peserta lelang ?

Pertama pada lelang konvensional, peserta wajib menyetor uang jaminan melalui rekening penampung KPKNL Jakarta I Nomor Rekening 10541039 di PT BNI Cabang Kramat atas nama RPL 019 KPKNL Jakarta I paling lambar satu hari jelang lelang.

Selanjutnya, peserta wajib mendaftarkan diri ke pantiia lelang sambil menunjukkan bukti setoran asli, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Pendaftaran bisa dilakukan pada saat Open House. Terakhir, peserta tinggal datang pada pelaksanaan lelang untuk melakukan penawaran.

Pada lelang tertutup, peserta mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada situs www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id. Caranya dengan merekam dan mengunggah softcopy KTP, NPWP, dan nomor rekening pribadi. Terakhir, peserta tinggal mengakses situs yang sama sesuai waktu yang ditentukan untuk melakukan penawaran tertutup. Batas akhir penawaran lebih cepat, yaitu Rabu, 28 Februair 2018, pukul 12.00 WIB.

Informasi lebih lanjut terkait lelang ini bisa diakses melalui www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id atau dengan mendatangi langsung Direktorat Lelang DJKN, Gedung Syafruddin Prawiranegara II Lantai 12 Selatan, Jl. Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat.






Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

5 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

7 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

8 jam lalu

Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

Sri Mulyani Indrawati membuat ruang sidang rapat paripurna DPR RI, hari ini, Kamis, 29 September 2022 riuh.


Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

10 jam lalu

Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, akumulasi defisit fiskal Indonesia selama masa Covid-19 sangat rendah dibanding negara-negara lain.


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

12 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

12 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

13 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

13 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

13 jam lalu

Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi Indonesia masih kuat menghadapi dampak krisis Inggris.


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

14 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.