Senin, 17 Desember 2018

Jalur Utara Masih Banjir, Belum Bisa Dilewati Kereta

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berada di sekitar jalur kereta api yang terendam banjir di Tanjungsari, Losari, Jumat (23/2/2018). Akibat meluapnya sungai Cisanggarung membuat jalur kereta api terendam banjir sehingga tidak dapat dilewati. ANTARA FOTO/Humas Daop 3 Cirebon/

    Warga berada di sekitar jalur kereta api yang terendam banjir di Tanjungsari, Losari, Jumat (23/2/2018). Akibat meluapnya sungai Cisanggarung membuat jalur kereta api terendam banjir sehingga tidak dapat dilewati. ANTARA FOTO/Humas Daop 3 Cirebon/

    TEMPO.CO, Jakarta -  Jalur utara kereta api utara di wilayah Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah belum bisa dilewati, dikarenakan masih terendam banjir dengan kedalaman sekitar 27 sentimeter.

    "Jalur utara masih belum bisa dilewati dan untuk info yang kami terima banjir terdalam itu 27 sentimeter," kata Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, di Cirebon, Sabtu, 24 Februari 2018.

    Banjir di Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung dan juga di Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

    Akibat tidak beroperasinya kereta di jalur utama Jawa itu, PT KAI memberikan alternatif kepada penumpang yaitu pengembalian biaya dan operstaven atau dialihkan dengan bus.

    Sejumlah penumpang kereta menunggu jemputan bus untuk diantar ke tujuan mereka di stasiun Cirebon, Jawa Barat, Jumat (23/2/2018). Akibat banjir luapan sungai Cisanggarung yang merendam perlintasan kereta api membuat jadwal keberangkatan kereta terganggu. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    "Untuk kereta lintas utara seperti Kereta Argo Anggrek dan Sembrani di operstaven dengan bus," tuturnya.

    "Selain itu dialihkan lewat selatan dari Tegal-Slawi-Prupuk-Ketanggungan-Ciledug-keluar Cirebon," katanya.

    Untuk jalur selatan yaitu Cirebon ke Purwokerto jalur hulu (arah Jakarta ke Jawa) km 253+3 sampai 254+4 antara Ciledug-Ketanggungan sudah bisa dilewati kereta api dengan kecepatan 40 kilometer per jam. "Sedangkan arah hilir yaitu dari Jawa ke Jakarta masih dalam perbaikan," kata Kris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".