Rekam Jejak Perry Warjiyo, Calon Gubernur BI Pilihan Jokowi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perry Warjiyo. TEMPO/Imam Sukamto

    Perry Warjiyo. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo diketahui mengajukan hanya satu nama calon Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 ke Dewan Perwakilan Rakyat yaitu Perry Warjiyo. Perry Warjiyo saat ini masih menjabat sebagai Deputi Gubernur BI setelah sebelumnya dilantik pada 15 April 2013 lalu.

    Perry Warjiyo lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah pada tanggal 25 Pebruari 1959. Ia menamatkan gelar sarjana ekonomi jurusan akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada sebelum melanjutkan meraih gelar Msc dalam bidang ekonomi moneter dan internasional diraih dari Iowa State University, Ames, USA pada tahun 1988.

    Baca: Soal Calon Gubernur BI, Indef: DPR Perlu Buat Beberapa Kriteria

    Pada tahun 1991, Perry Warjiyo berhasil meraih gelar Ph.D dari universitas yang sama, Iowa State University, untuk bidang ekonomi moneter dan internasional. Ia telah menulis dan mempublikasikan sejumlah buku, jurnal, dan makalah di bidang ekonomi, moneter, dan isu-isu internasional

    Perry Warjiyo juga sebagai dosen Pasca Sarjana di Universitas Indonesia di bidang Ekonomi Moneter dan Ekonomi Keuangan Internasional, di samping sebagai dosen tamu di sejumlah universitas di Indonesia. 

    Sebelum ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional di Bank Indonesia. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Bank Indonesia. 

    Sebelum kembali ke Bank Indonesia pada 2009, Perry Warjiyo menduduki posisi penting selama dua tahun sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund, mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group pada 2007-2009. Ia mempunyai karir yang panjang dan cemerlang di Bank Indonesia sejak tahun 1984, khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta kepala Biro Gubernur.

    Perry Warjiyo juga sebagai dosen Pasca Sarjana di Universitas Indonesia di bidang Ekonomi Moneter dan Ekonomi Keuangan Internasional, di samping sebagai dosen tamu di sejumlah universitas di Indonesia. Perry Warjiyo diangkat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan keputusan Presiden 28/P tahun 2013, dan secara resmi memulai jabatannya sejak lima tahun silam.

    RR ARIYANI | BANK INDONESIA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.