Akhir Pekan, IHSG Akhiri Pelemahan dengan Rebound 26,74 Poin

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 19_ekbis_IHSG

    19_ekbis_IHSG

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG ditutup rebound pada perdagangan hari ini, Jumat, 23 Februari 2018, setelah mengalami pelemahan selama tiga hari berturut-turut sejak Selasa, 20 Februari 2018.

    IHSG ditutup menguat 0,41 persen atau 26,74 poin ke level 6.619,80 setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,23 persen atau 15,47 poin di level 6.608,53.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.608,53-6.659,26. Dari 572 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia, 200 saham menguat, 166 saham melemah, dan 206 saham stagnan.

    Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor aneka industri yang menguat 2,16 persen dan disusul sektor tambang yang naik 0,63 persen.

    Baca juga: IHSG Diprediksi Bakal Lanjutkan Tren Pelemahan 

    Adapun sektor industri dasar dan properti masing-masing melemah 0,54 persen dan 0,15 persen dan menahan laju pelemahan IHSG lebih lanjut.

    Saham-saham pendorong IHSG:
    BBCA +1,46 persen
    ASII +2,50 persen
    UNTR +3,14 persen
    BBRI +0,80 persen

    Saham-saham penekan IHSG:
    BMRI -0,87 persen
    SMGR -3,83 persen
    HMSP -0,42 persen
    CPIN -2,48 persen

    Sebelumnya, IHSG pada perdagangan hari ini diprediksi akan melanjutkan tren pelemahan. Analis Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan masih maraknya aksi jual menjadi faktor pelemahan IHSG.

    "Secara teknikal, posisi indikator yang menunjukkan masih cenderung turun mengindikasikan tren pelemahan masih akan terjadi. Diperkirakan IHSG masih akan cenderung variatif melemah," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat, 23 Februari 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.