Rel Kebanjiran, Biaya Penumpang Kereta dari Cirebon Dikembalikan

Para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) menunggu selesai perbaikan kereta yang anjlok di Stasiun Manggrai, 3 Oktober 2017. Banyak penumpang yang lebih memilih menunggu sampai kereta anjlok di perbaiki. TEMPO/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Cirebon - Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon, Jawa Barat, mengembalikan biaya 100 persen kepada penumpang yang gagal berangkat hari ini. Gagal berangkat itu terjadi karena ada jalur kereta tidak bisa dilewati akibat luapan Sungai Cisanggarung. 

"Kami mengembalikan biaya bagi penumpang yang tidak jadi berangkat, hanya sebagian perjalanan atau tidak sampai tujuan, 100 persen," kata Manajer Hubungan Masyarakat Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro di Cirebon, Jumat, 23 Februari 2018.

Baca: Rel Tergenang Banjir, Jalur Kereta Api Daop Cirebon Lumpuh Total

Namun KAI, khususnya Daop 3 Cirebon, juga menyediakan transportasi pengganti untuk para penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan. Untuk penumpang yang melanjutkan perjalanan dengan transportasi lain yang disediakan KAI tidak dikenakan biaya dan tidak ada pengembalian. "Bila penumpang dioper dengan bus atau moda lain, maka pengembalian tidak berlaku," tuturnya.

Pengembalian biaya oleh KAI ini dilakukan sebagai kompensasi gagal berangkat akibat jalur Cirebon-Tegal dan Cirebon-Purwokerto tidak bisa dilewati kereta karena tergenang banjir. Akibatnya, perjalanan kereta yang mengarah ke Jawa dan sebaliknya dihentikan di beberapa stasiun di sekitarnya. "Kami meminta maaf kepada seluruh pengguna jasa karena tidak bisa mengantar sampai tujuan," ujar Kris.

Sebelumnya diberitakan jalur kereta api Cirebon-Purwokerto, tepatnya antara Stasiun Ciledug-Ketanggungan arah Purwokerto dan Stasiun Tanjung-Losari arah Tegal, tidak bisa dilalui karena banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung. "Rel keretanya tertutup banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung dan kereta tidak bisa lewat atau lumpuh total," ucap Kris.

Kejadian tertutupnya rel kereta tersebut diketahui pihaknya pada dinihari tadi. "Kami memperoleh informasi dari warga sekitar pukul 00.30 WIB," kata Kris.

ANTARA






BMKG: Aceh dan Jawa Barat Masih Harus Siaga Dampak Hujan Hari Ini

4 menit lalu

BMKG: Aceh dan Jawa Barat Masih Harus Siaga Dampak Hujan Hari Ini

Banda Aceh termasuk ibu kota provinsi yang menurut BMKG akan turun hujan disertai petir.


Tembok Roboh Timpa 5 Mobil di Labschool Cirendeu Tangerang Selatan

6 jam lalu

Tembok Roboh Timpa 5 Mobil di Labschool Cirendeu Tangerang Selatan

Kelima mobil milik orang tua murid tersebut mengalami kerusakan di bagian kiri akibat tertimpa tembok roboh.


3 Siswa Meninggal Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta, Anies Baswedan Sampaikan Belasungkawa

8 jam lalu

3 Siswa Meninggal Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta, Anies Baswedan Sampaikan Belasungkawa

Malam ini, Anies Baswedan akan menyambangi rumah duka keluarga siswa MTsN 19 Jakarta yang meninggal tertimpa tembok roboh.


Hujan Deras Akibat Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir, BPBD DKI Imbau Masyarakat Waspada Potensi Genangan

9 jam lalu

Hujan Deras Akibat Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir, BPBD DKI Imbau Masyarakat Waspada Potensi Genangan

Hingga Kamis malam, tercatat 17 ruas jalan dan 41 RT di DKI Jakarta terendam banjir.


Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh, Kapolres: Kita Amankan TKP Dulu, Buat Status Quo

9 jam lalu

Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh, Kapolres: Kita Amankan TKP Dulu, Buat Status Quo

Polisi melakukan pencarian korban yang diduga masih tertimbun di bawah tembok MTsN 19 Jakarta yang roboh saat hujan dan banjir.


PM Malaysia Bertemu Raja, Bahas Pemilu Dipercepat?

10 jam lalu

PM Malaysia Bertemu Raja, Bahas Pemilu Dipercepat?

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan dia mungkin akan mengusulkan tanggal pembubaran parlemen dalam pertemuannya dengan Raja Al-Sultan Abdullah.


17 Jalan dan 41 RT Jakarta Terendam Banjir, Mayoritas di Jaksel

11 jam lalu

17 Jalan dan 41 RT Jakarta Terendam Banjir, Mayoritas di Jaksel

Akibat banjir Jakarta hari ini, 68 kepala keluarga yang terdiri dari 270 jiwa mengungsi di Masjid Al Mustaghfirin Kalibata, Jaksel.


Kapolsek Cilandak Jelaskan Awal Mula Insiden Tembok Roboh di MTS Negeri 19 Pondok Labu

11 jam lalu

Kapolsek Cilandak Jelaskan Awal Mula Insiden Tembok Roboh di MTS Negeri 19 Pondok Labu

Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra memberi penjelasan awal mula insiden tembok roboh di MTs Negeri 19 Pondok Labu.


BPBD DKI Jelaskan Kronologis Tembok Roboh dan Banjir di MTsN 19 Jakarta

11 jam lalu

BPBD DKI Jelaskan Kronologis Tembok Roboh dan Banjir di MTsN 19 Jakarta

Insiden tembok roboh di MTsN 19 Jakarta bermula saat hujan deras di Ibu Kota, Kamis sore, hingga menyebabkan banjir.


Banjir di Jakarta Selatan Hari Ini, 3 RT Terendam Genangan 1,2 Meter

12 jam lalu

Banjir di Jakarta Selatan Hari Ini, 3 RT Terendam Genangan 1,2 Meter

BPBD DKI mengerahkan personel gabungan sedot genangan di 3 RT di Cipete Utara yang terkena banjir hingga setinggi 1,2 meter itu.