Rupiah Lanjutkan Reli Pelemahan Empat Hari Berturut-turut

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kurs rupiah dan mata uang Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi kurs rupiah dan mata uang Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah melanjutkan reli pelemahan pada hari keempat berturut-turut pada perdagangan hari ini, Kamis, 22 Februari 2018, setelah turun 0,49 persen atau 67 poin di Rp 13.685 per dolar AS. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.643–Rp 13.700 per dolar AS.

    Bersama rupiah, mayoritas mata uang lainnya di Asia terpantau melemah, dipimpin oleh won Korea Selatan yang melemah 0,74 persen, disusul rupiah kemudian rupee India yang turun 0,42 persen. Di sisi lain, yen Jepang menguat 0,44 persen, sedangkan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.

    Baca juga: Laju Rupiah Diprediksi Masih Melemah Hari Ini

    Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,07 persen atau 0,064 poin ke level 90,064 pada pukul 17.06 WIB.

    Mata uang Asia melemah karena kepercayaan Federal Reserve (The Fed) terhadap ekonomi AS meningkatkan kemungkinan pengetatan yang lebih cepat, demikian seperti dilansir dari Bloomberg.

    Rupiah tadi pagi dibuka melemah 0,18 persen di posisi Rp 13.643. Pada perdagangan Rabu, 21 Februari 2018, rupiah ditutup melemah 0,18 persen atau 25 poin di posisi Rp 13.643 per dolar AS. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.