Buntut Insiden Tol Becakayu, Moratorium Diminta Tak Terlalu Lama

Petugas Laboratorium Forensik mencukur besi ulir konstruksi tiang Tol Becakayu, yang ambruk di Jalan Panjaitan, Jakarta Timur, 22 Februari 2018. Petugas menghentikan kegiatan untuk beristirahat siang. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) berharap kebijakan moratorium berbagai proyek jalan layang yang telah ditetapkan pemerintah tidak berlangsung lama. Moratorium yang dimaksud itu merupakan buntut dari serentetan insiden di sejumlah proyek infrastruktur dan belakangan terjadi di Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Tol Becakayu).

"Cukup tiga minggu saja," kata Sekretaris Jenderal Gapensi Andi Rukman Karumpa di Jakarta, Kamis, 22 Februari 2018.

Andi menyatakan, bila moratorium terlalu lama, maka kerugian yang dialami oleh kontraktor akan semakin besar. Pasalnya, selama masa moratorium, beban biaya akan terus berjalan dan target yang ada juga akan sulit tercapai.

Baca: Jasindo Jadi Penanggung Tunggal Proyek Tol Becakayu

Meski begitu, kata Andi, Gapensi sepenuhnya mendukung moratorium sementara yang diputuskan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Ini jeda yang baik untuk dilakukan evaluasi apa semua prosedur keselatan kerja sudah dijalankan. Kalau dijalankan titik lemahnya dimana. Nanti kita tunggu auditnya," tuturnya. Selain itu, ia berharap agar momentum momentum pembangunan infrastruktur oleh pemerintah tidak mengendor meski terdapat insiden.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan seluruh proyek pekerjaan pembangunan infrastruktur layang yang ada di seluruh Indonesia dihentikan sementara. Usai rapat bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno pada Selasa lalu, pemerintah sepakat untuk menghentikan sementara seluruh pekerjaan pembangunan proyek infrastruktur pada struktur layang yang menggunakan beban berat.

Basuki menyebutkan insiden Tol Becakayu pada Selasa dini hari lalu itu tidak terlalu high tech tetapi perlu kecermatan dan kedisiplinan. "Sehingga kami melihat sementara pekerjaan yang dikerjakan di atas permukaan tanah atau bidang layang dihentikan sementara," kata Basuki, Selasa lalu, 20 Februari 2018.

Menteri Basuki menilai penghentian sementara ini untuk mengevaluasi proyek konstruksi layang secara menyeluruh, baik dari desain, metodologi kerja, SOP, tenaga kerja dan perawatan. Menurut dia, langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan keselamatan pekerja dan pengguna layanan hasil konstruksi. 

Selain itu, sepanjang enam bulan terakhir ini terjadi sebanyak 14 kecelakaan konstruksi atau kegagalan bangunan yang beberapa di antaranya mengakibatkan baik korban jiwa maupun luka-luka. Yang teranyar adalah insiden di Tol Becakayu yang digarap oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. 

ANTARA






Kemenhub Sebut Perlindungan untuk Driver Ojol dan Penumpangnya Masih Jadi Perdebatan

21 jam lalu

Kemenhub Sebut Perlindungan untuk Driver Ojol dan Penumpangnya Masih Jadi Perdebatan

Kemenhub menjelaskan masih terjadi perdebatan soal jaminan perlindungan atau asuransi driver ojol dan penumpangnya.


Ada Puluhan Ribu Pekerja Konstruksi di IKN, Kemenaker: Bisa Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

1 hari lalu

Ada Puluhan Ribu Pekerja Konstruksi di IKN, Kemenaker: Bisa Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Puluhan ribu pekerja konstruksi di IKN bisa digunakan untuk memperluas peserta BPJS Ketenagakerjaan.


Menteri PUPR Pastikan Tak Ada Pembangunan Bendungan Baru pada 2023 dan 2024

1 hari lalu

Menteri PUPR Pastikan Tak Ada Pembangunan Bendungan Baru pada 2023 dan 2024

Alih-alih membangun bendungan baru, kata Menteri PUPR, pemerintah akan berfokus menyelesaikan pembangunan 61 bendungan dan memanfaatkannya.


Ancaman Resesi, Pemerintah Pede Ekspor Kuat karena Manufaktur Terus Ekspansif

1 hari lalu

Ancaman Resesi, Pemerintah Pede Ekspor Kuat karena Manufaktur Terus Ekspansif

Pemerintah mengaku optimistis terhadap kinerja ekspor Indonesia meskipun ancaman resesi perekonomian global di depan mata.


Waskita: Volume Lalu Lintas di Tol Becakayu Naik 42 Persen Setelah 3 Akses Baru Dibuka

1 hari lalu

Waskita: Volume Lalu Lintas di Tol Becakayu Naik 42 Persen Setelah 3 Akses Baru Dibuka

Volume lalu-lintas harian di Tol Becakayu pada 3 Oktober 2022 menembus 27 ribu kendaraan.


Infrastruktur Digital G20 di Bali Hampir Selesai, Telkom Jamin Keamanan Siber

2 hari lalu

Infrastruktur Digital G20 di Bali Hampir Selesai, Telkom Jamin Keamanan Siber

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk merampungkan sebagian besar kesiapan infrastruktur digital untuk menunjang penyelenggaraan puncak Presidensi G20 di Bali


Indonesia - Arab Saudi Sepakati 4 Penerbangan Umroh dari Bandara Kertajati

5 hari lalu

Indonesia - Arab Saudi Sepakati 4 Penerbangan Umroh dari Bandara Kertajati

Budi Karya Sumadi mengatakan ditargetkan pada November 2022, Bandara Kertajati sudah mulai melayani penerbangan umroh.


Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

5 hari lalu

Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

Pendukung Anies Baswedan meminta Presiden Jokowi menggunakan APBN untuk lebih fokus untuk membantu masyarakat menghadapi resesi ekonomi.


Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

6 hari lalu

Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

Menteri PUPR mengatakan pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ditargetkan selesai pada awal 2024.


Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

6 hari lalu

Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

Jokowi memerintahkan Basuki mengebut 21 proyek berdasarkan hasil rapat dan kunjungan lapangan.