PLN Bangun Infrastruktur Listrik di Pulau Gili Gede Lombok

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan dengan bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (6/12). Sepeda-sepeda ini disewakan oleh warga dengan tarif yang cukup terjangkau. TEMPO/Charisma Adristy

    Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan dengan bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (6/12). Sepeda-sepeda ini disewakan oleh warga dengan tarif yang cukup terjangkau. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat membangun infrastruktur untuk mengalirkan listrik ke Pulau Gili Gede, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Listrik Gili Gede akan disambungkan dengan sistem kelistrikan di Lombok menggunakan kabel laut 20 kilovolt sepanjang 2x2,4 kilometer.

    General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar menyampaikan pihaknya mengalami kendala mengalirkan listrik ke wilayah tersebut lantaran medan yang sulit dan alat transportasi terbatas.

    "PLN harus bekerja lebih keras untuk melistriki rumah 450 kepala keluarga yang berada di pulau tersebut," kata Mukhtar melalui keterangan tertulis, Kamis, 22 Februari 2018.

    Simak: Gili Iyang, Pulau Oksigen Tertinggi Itu Akhirnya Dialiri Listrik PLN

    Mukhtar berujar, untuk mengangkut peralatan kelistrikan ke Gili Gede, PLN menggunakan tongkang sederhana yang ditarik dengan kapal kayu. Semua peralatan, seperti gulungan kabel, trafo, dan tiang, juga dinaikkan ke tongkang secara manual dengan digotong atau menggunakan gerobak.

    Dia mengungkapkan proses pengangkutan dan pembangunan pun menjadi lebih lama. Pihaknya juga harus berhati-hati dengan kondisi cuaca yang kerap berubah.

    "Terkadang, kami harus menunda pengangkutan sampai cuacanya membaik," ujarnya.

    Adapun ketika tiba di Gili Gede, Mukhtar melanjutkan, pengangkutan peralatan dari dermaga menuju lokasi kembali menggunakan gerobak atau digotong lantaran tidak ada mobil. Mukhtar mengatakan petugas pemasangan juga menyiapkan kabel cadangan untuk pengalihan penyaluran listrik jika tiba-tiba terjadi gangguan.

    "Kami akan menyambungkan dua kabel sekaligus, satu sebagai cadangan, sehingga jika ada gangguan penyaluran listrik bisa dialihkan. Selain itu, kalau pertumbuhan beban tinggi, kami juga tetap bisa penuhi," tuturnya.

    Mukhtar berujar penduduk Gili Gede selama ini menggunakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik. Padahal kawasan ini memiliki potensi di bidang perikanan dan pariwisata. Sebagian besar penduduk merupakan nelayan dan pembudidaya ikan laut. Ada pula penduduk yang membuka layanan home stay bagi wisatawan.

    "Kehadiran listrik (PLN) ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat Gili Gede," kata Mukhtar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.