Menteri Enggar Undang Pelaku E-Commerce, Ini yang Bakal Dibahas

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantor Kementerian Perdagangan, 4 Januari, 2018. Tempo/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Menteri Enggar) mengumpulkan para pelaku e-commerce untuk membahas kewajiban menjual produk dalam negeri di marketplace. Pertemuan itu bakal digelar hari ini, Kamis, 22 Februari 2018 di kantor Kementerian Perdagangan.

Enggar mengatakan, untuk kali ini dia mengundang para pelaku e-commerce bermodal besar terlebih dulu. "Besok (Hari ini) saya undang market place yang besar dulu agar mereka mau mempertimbangkan dan memberikan prioritas kepada produk dalam negeri," kata Enggar di Hotel Mulia, Senayan, Rabu, 21 Februari 2018.

Baca:Menteri Enggartiasto Usut Kebocoran Gula Rafinasi

Enggar menyampaikan, pertemuan ini digelar lantaran masih adanya dominasi produk asing yang dijual di e-commerce. Dia berpendapat hal ini akan menggerus produk industri kecil dan menengah (IKM).

"Seperti yang disampaikan Blibli.com bahwa lebih dari 90 persen itu produk luar. Ini kan juga kita harus mendorong IKM untuk mau masuk, mereka mungkin tidak tahu cara memasarkan," ujar Enggar.

Menurut Enggar, e-commerce pun selama ini kurang peduli dengan siapa penjual produk yang memasarkan produknya. Dia berujar dalam pertemuan nanti akan meminta para pelaku marketplace tersebut untuk lebih memperhatikan pengusaha lokal.

Hal berikutnya yang akan dibahas Enggar yakni persentase produk lokal yang dijual di e-commerce. Kendati begitu, dia mengatakan tidak akan terburu-buru dalam menetapkan hal ini.

"Saya ingin masuk kepada target persentase. Namun belum tahu, jangan ada suatu target yang terus dipaksakan," kata Menteri Enggar.

Sebelumnya, pemerintah berencana mewajibkan e-commerce menjual 80 persen produk lokal di market place. Aturan itu bertujuan mencegah dominasi produk impor pada e-commerce yang beroperasi di Indonesia.






Tempo Young Entrepreneur Challenge Umumkan Empat Pebisnis Muda Inspiratif

2 hari lalu

Tempo Young Entrepreneur Challenge Umumkan Empat Pebisnis Muda Inspiratif

Tempo.co mengumumkan empat pebisnis muda yang terpilih menyandang penghargaan sebagai pebisnis muda inspiratif dalam acara TEMPO Young Entrepreneur Challenge, di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.


Mengenal Nadine Gaus, Founder Klamby yang Sempat Jual Mobil untuk Gaji Karyawan

3 hari lalu

Mengenal Nadine Gaus, Founder Klamby yang Sempat Jual Mobil untuk Gaji Karyawan

Nadine berulang kali jatuh bangun dalam menjalankan bisnis Klamby. Dia sempat menjual mobil untuk menggaji 10 karyawannya.


Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

3 hari lalu

Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

Jumlah pengguna dan volume transaksi salah satu sistem pembayaran non tunai QRIS terus meningkat hingga saat ini.


Menakar Potensi Badai PHK di Perusahaan E-Commerce Seusai Terjang Shopee

14 hari lalu

Menakar Potensi Badai PHK di Perusahaan E-Commerce Seusai Terjang Shopee

Mayoritas mantan karyawan Shopee menyampaikan rasa kagetnya karena proses PHK hanya dilakukan dalam 1 malam saja oleh pihak manajemen.


Cerita Mantan Karyawan Shopee: Nyesek, Kenapa Hanya Dikasih Waktu Sehari

15 hari lalu

Cerita Mantan Karyawan Shopee: Nyesek, Kenapa Hanya Dikasih Waktu Sehari

Salah satu mantan karyawan perusahaan teknologi di bidang e-commerce, Shopee Indonesia, menceritakan bagaimana ia mendengar kabar dirinya di-PHK.


Shopee PHK Karyawan, Asosiasi E-Commerce: Trennya Bisa Jadi Begini

16 hari lalu

Shopee PHK Karyawan, Asosiasi E-Commerce: Trennya Bisa Jadi Begini

IdEA memprediksi tren efisiensi perusahaan teknologi di sektor belanja online akan terus berlanjut, seperti yang dilakukan oleh Shopee baru-baru ini.


Shopee PHK Karyawan, Lampu Kuning untuk E-Commerce Lain?

16 hari lalu

Shopee PHK Karyawan, Lampu Kuning untuk E-Commerce Lain?

Shopee Indonesia, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 187 karyawan dari total 6.232 orang karyawan.


6 Fakta tentang Keputusan Shopee Indonesia PHK 187 Karyawan

17 hari lalu

6 Fakta tentang Keputusan Shopee Indonesia PHK 187 Karyawan

Shopee Indonesia mengambil keputusan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap karyawannya.


PHK Pegawai, Shopee Indonesia: Kondisi Ekonomi Global Menuntut Evaluasi Prioritas Bisnis

17 hari lalu

PHK Pegawai, Shopee Indonesia: Kondisi Ekonomi Global Menuntut Evaluasi Prioritas Bisnis

Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengungkapkan kebijakan PHK dengan berat hati harus dilakukan lantaran kondisi ekonomi global saat ini.


Para Bos Induk Shopee Putuskan Tak Ambil Gaji, Ini Sebabnya

19 hari lalu

Para Bos Induk Shopee Putuskan Tak Ambil Gaji, Ini Sebabnya

Jajaran direksi induk Shopee dan Garena, Sea Ltd. memutuskan tak mengambil gaji untuk melindungi perusahaan dari perlambatan ekonomi.