BPN Bengkulu Siapkan Kampung Reforma Agraria

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Tani Telukjambe Bersatu melakukan aksi kubur diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, 28 April 2017. Dalam aksinya para petani menagih janji pemerintahan Joko Widodo terkait reforma agraria. TEMPO/Subekti

    Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Tani Telukjambe Bersatu melakukan aksi kubur diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, 28 April 2017. Dalam aksinya para petani menagih janji pemerintahan Joko Widodo terkait reforma agraria. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bengkulu - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bengkulu sedang mempersiapkan pembuatan kampung reforma agraria di Kabupaten Rejang Lebong. 
     
    Menurut Amir Sofwan Kabid Penataan dan Pertanahan Kantor Wilayah BPN Provinsi Bengkulu, pemilihan Kabupaten Rejang Lebong, karena Pemerintah Daerah dianggap progresif dan tanggap dalam program reforma agraria yang masuk dalam Nawa Cita Presiden Joko Widodo tersebut.
     
    "Pada reforma agraria BPN mendapatkan target dari presiden untuk meredistribusikan lahan seluas 4,5 juta hektare secara nasional," kata Amir saat ditemui Rabu 21 Februari 2018.
     
     
    Ia menambahkan redistribusi lahan dilakukan pada lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang telah habis serta legalisasi aset.
     
    Dijelaskannya kampung reforma agraria ini nantinya tidak hanya soal bagi-bagi tanah. Namun semangat reforma ini untuk mendorong perbaikan perekonomian petani penggarap lahan. 
     
    Ditambahkan Asisten I Pemda Rejang Lebong, Pranoto, pihaknya akan mengusulkan beberapa lahan HGU dan kawasan hutan dalam.objek reforma agraria dan hutan adat.
     
    "Kami melihat reforma agraria menjadi jalan bagi petani memiliki kenyamanan dan kepastian dalam mengelola lahan pertaniannya secara baik," ungkap Pranoto.
     
    Sejak setahun lalu, Pemda Rejang Lebong kata Pranoto telah membentuk gugus tugas reforma agraria Kabupaten Rejang Lebong.
     
    Pembentukan gugus tugas reforma agraria di Bengkulu diinisiasi oleh banyak pihak Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman), Lingkar Institute, BPN, Pemda, dan DPRD.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.