Waskita Yakin Proyek LRT Palembang Selesai Sesuai Target

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang jelang gelaran Asian Games 2018 sudah mencapai 77 persen. Ditargetkan, pembangunan rampung hingga 80 persen pada akhir tahun 2017. Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 10 November 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

    Pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang jelang gelaran Asian Games 2018 sudah mencapai 77 persen. Ditargetkan, pembangunan rampung hingga 80 persen pada akhir tahun 2017. Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 10 November 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Waskita Karya optimistis penyelesaian pembangunan proyek kereta ringan atau light rail transit (LRT) Palembang sesuai dengan target dan tak terdampak oleh keputusan pemerintah yang menghentikan sementara seluruh proyek infrastruktur berkonstruksi layang.

    Corporate Secretary PT Waskita Karya Tbk. Shastia Hadianti menuturkan saat ini progres pembangunan LRT Palembang mencapai 86 persen. LRT ini akan beroperasi saat perhelatan Asian Games XVIII di Sumatera Selatan.

    "Kalau untuk target sepertinya tidak terlalu terganggu. Tetap Maret ini selesai," ujarnya, Rabu, 21 Februari 2018.

    Baca juga: Proyek Elevated Distop, Menhub: Konstruksi LRT Palembang Rampung

    Menurutnya, yang dihentikan sementara hanya pekerjaan-pekerjaan infrastruktur struktur layang yang berat, sedangkan pekerjaan lainnya masih dapat dilakukan dengan pengawasan yang lebih diperketat.

    LRT Palembang akan menghubungkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang dengan Stadion Jakabaring, yakni sepanjang 23,40 kilometer.

    Nantinya, pada LRT Palembang akan ada 5 zona: pertama, berada di bandara; kedua, di Simpang Tanjung Api-Api; ketiga, di Simpang Angkatan Lima; keempat, berada di Jembatan Ampera dan kelima, di Stadion Jakabaring.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.