Kecelakaan Kerja di Tol Becakayu, Basuki Hentikan Semua Proyek

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat ditemui awak media di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, 29 November 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat ditemui awak media di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, 29 November 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyatakan pihaknya menghentikan semua proyek infrastruktur di atas tanah atau elevated. Penghentian proyek dilakukan menyusul kecelakaan kerja yang terjadi di proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu di Jakarta Timur pada Selasa dini hari.

    "Semua pekerjaan yang berada di atas tanah yang membutuhkan pekerjaan berat, seperti pemasangan girder dan sebagainya, baik itu tol di Sumatera, tol di Jawa, tol di Kalimantan, tol di Sulawesi, jembatan-jambatan panjang saya berhentikan dulu sementara," kata dia, di Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa, 20 Februari 2018.

    Baca juga: Anies Khawatir, Menteri Basuki: Penghentian Tak Hambat Proyek LRT

    Basuki menyatakan pekerjaan proyek itu dihentikan guna memberi waktu kepada Komisi Keselamatan Konstruksi untuk bekerja. Pekerjaan akan dimulai kembali setelah diperintahkan oleh Basuki.

    "Saya minta untuk semua berhenti. Dari LRT, tol, jembatan yang membutuhkan pekerjaan berat di atas, semua kami hentikan untuk dilakukan audit Komite Keselamatan Konstruksi. Kalau sudah selesai go or not go nya tunggu perintah saya," kata Basoeki.

    Ia menjelaskan, proyek yang dihentikan tidak hanya yang di Jakarta melainkan di seluruh Indonesia. Tidak hanya proyek nasional tetapi semua konstruksi yang membutuhkan pembangunan di atas.

    Baca Juga: Perusakan GBK: Ini Kata Sri Mulyani, JK, Anies, Menteri Basuki, Sandiaga Uno..

    Konstruksi melayang itu seperti pembuangan tol, jembatan, dan LRT di Jawa maupun di Sumatera, termasuk proyek pembuatan jembatan di Papua. "Saya rekomendasikan ke Menteri Perhubungan, ada kesalahan konstruksi, semua harus dibongkar, yang roboh maupun yang tidak," kata dia.

    Basuki juga mengaku heran atas maraknya kecelakaan kerja. Selama dua tahun, ada sebanyak 14 kecelakaan pembangunan infrastruktur.

    "Selama dua tahun ada 14 kali kan, ini yang ke-14. Makanya kami hentikan dulu, iki ono opo," kata Basuki.

    Ia menyebut, selama ini kecelakaan pada proyek infrastruktur terjadi bukan saat jam sibuk. Begitu pula kecelakaan kerja di proyek Tol Becakayu  karena tiang girder ambruk. Pihaknya telah menerjunkan tim untuk menginvestigasi kejadian yang memakan korban luka dari para pekerja itu.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.