Usai Temui Menko Luhut, CEO AirAsia Tony Fernandes Ngetweet

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tony Fernandes. REUTERS/Romeo Ranoco

    Tony Fernandes. REUTERS/Romeo Ranoco

    TEMPO.CO, Jakarta -Chief Executive Officer AirAsia, Tony Fernandes melakukan kunjungan ke Indonesia. Ia melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Tony yang mengenakan kemeja berwarna biru tiba di kantor Luhut sekitar pukul 14.30 dan keluar sekitar pukul 15.00.

    Saat ditanya mengenai pertemuannya dengan Luhut, ia enggan berkomentar. Tak lama setelah itu, Tony menulis di akun twitternya @tonyfernandes. “Bertemu dengan 3 menteri dan 1 menteri koordinator,” tulisnya. Namun demikian, Tony tak menjelaskan secara rinci terkait pembahasan dalam pertemuan tersebut.

    Dalam cuitannya, Tony mengungkapkan pertumbuhan investasi saham AirAsia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan. "Banyak sekali pertumbuhan yang sangat besar untuk kita. Pemerintah berbuat baik. Sangat optimistis terhadap Indonesia. Selamat Presiden @jokowi," tulis Tony.

    Baca:  CEO AirAsia Tony Fernandes Temui Menteri Luhut, Bahas Apa?

    Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa Air Asia sudah mengungkapkan minatnya untuk menjadikan Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatera Utara sebagai Bandara Penghubung (hub) internasionalnya. Hal tersebut Luhut ceritakan setelah ia menggelar pertemuan dengan CEO Air Asia Tony Fernandes.

    "Nanti dari India, Pakistan, Kuala Lumpur, Singapura, Cina, dan Thailand. Jadi nanti bisa dibikin hub di situ terus kemudian nanti dikawinkan (disambungkan)," kata Luhut di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Senin, 19 Februari 2018.

    Tidak hanya Silangit, Banyuwangi pun rencananya juga akan dijadikan hub oleh Air Asia. Pengembangan hub itu pun diharapkan Luhut bisa segera dimulai. Ia sudah menegaskan kepada Tony untuk segera mengembangkan hub di Bandara Silangit sebelum Annual Meeting IMF-WB dimulai Oktober 2018 mendatang. "Dia bilang 'iya sebelum itu jadi'," ujar Luhut.

    KARTIKA ANGGRAENI | ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.