Selasa, 13 November 2018

Libur Imlek, Sriwijaya Air Sediakan 21.168 Kursi Tambahan

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Sriwijaya Air. Dok. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    Pesawat Sriwijaya Air. Dok. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO, Jakarta – Menjelang hari libur yang bertepatan dengan perayaan Imlek 2018, maskapai Sriwijaya Air menyediakan sebanyak 21.168 kursi tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Senior Corporate Communication Manager Sriwijaya Air, Agus Soedjono mengatakan tambahan kursi tersebut diperuntukkan untuk beberapa rute penerbangan.

    “Ada lima rute, yakni Jakarta – Tanjung Pandan PP, Jakarta – Pontianak PP, Jakarta – Pangkal Pinang PP, Pangkal Pinang – Palembang PP, dan Jakarta – Semarang PP. Penambahan tersebut telah dilakukan sejak 8 Februari 2018 lalu hingga 26 Februari 2018 mendatang,” kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 15 Februari 2018.

    Baca: Airport Tax Bandara Soetta Naik, Ini Rinciannya Harganya

    Menurut Agus, penambahan jumlah kursi tersebut juga membuat penerbangan untuk lima rute tersebut juga bertambah lebih banyak dibandingkan hari biasanya. Misalnya, untuk rute penerbangan dari Jakarta – Tanjung Pandan PP, dari awalnya lima kali menjadi enam kali sehari. Untuk rute rute Jakarta – Pontianak PP, dari awalnya lima kali menjadi delapan kali sehari.

    Sedangkan untuk rute Jakarta – Pangkal Pinang PP dari yang awalnya lima kali menjadi tujuh kali sehari. Kemudian untuk rute Pangkal Pinang – Palembang PP, dari dua kali menjadi tiga kali sehari. Serta terakhir rute Jakarta – Semarang PP, dari dua kali menjadi tiga kali sehari.

    Agus berujar, rute-rute yang mendapat tambahan kursi tersebut merupakan rute penerbangan yang paling banyak diminati setiap perayaan Imlek. Agus berharap penambahan jadwal penerbangan ini bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang hendak merayakan Imlek 2018.

    Layanan pemberian kursi tambahan, kata Agus, bersifat fleksibel dan masih akan terus dipantau oleh maskapai. Jika ada permintaan tambahan dari pasar dari pelanggan maka pihaknya siap untuk memberikan tambahan. “Hingga kini masih terus memonitor perkembangan pasar. Apabila diperlukan kami akan menambah lagi jadwal penerbangan Sriwijaya Air,” ujar Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?