Imlek 2018, Harga Tiket Pesawat ke Pontianak Tembus Rp 1 Jutaan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak melakukan atraksi saat memainkan replika naga bersinar di Jalan Gajahmada Pontianak, Kalbar, 11 Februari 2017. Atraksi naga bersinar tersebut untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh. ANTARA/Victor Fidelis Sentosa

    Sejumlah anggota Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak melakukan atraksi saat memainkan replika naga bersinar di Jalan Gajahmada Pontianak, Kalbar, 11 Februari 2017. Atraksi naga bersinar tersebut untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh. ANTARA/Victor Fidelis Sentosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga tiket pesawat tujuan Pontianak, Kalimantan Barat, terutama dari Jakarta, mengalami kenaikan hampir 50 persen menjelang libur panjang Imlek 2018.

    "Dengan bertambahnya jumlah permintaan wajar saja harga tiket juga naik hampir separuh dari sebelumnya. Sekarang rata-rata sudah di atas satu juta rupiah, sebelumnya di kisaran Rp 500an ribu. Kalau istilahnya saat ini lagi high season," ujar Nugroho Henray Ekasaputra, Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Kalimantan Barat, di Pontianak, Kamis, 15 Februari 2018.

    Baca juga: Libur Imlek, Citilink Tambah 15 Ribu Kursi di Rute Domestik

    Henray menjelaskan, terpenting yang perlu diperhatikan semua pihak adalah bagaimana permintaan atau orang berbondong-bondong ke Kalimantan Barat bukan hanya saat Imlek saja, namun juga pada momen lainnya.

    "Kita harapkan wisatawan selalu datang ke Kalimantan Barat dan tentu itu perlu peran semua pihak agar hal itu bisa terwujud," ucapnya berharap.

    Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Pontianak, Syarif Saleh. Menurut dia, ketika permintaan tinggi seperti saat Imlek dan Cap Go Meh, maka berlaku hukum pasar sehingga mendorong harga tiket naik.

    "Tingginya harga tiket itu hanya sesaat karena tamu ramai. Sementara kursi di pesawat tidak mencukupi jadi berlaku hukum dagang, tapi bagi penggemar atau turis sepertinya tak masalah terbukti tetap ramai yang ke sini," ujar dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.