CPNS 2018, Pelamar Harus Lampirkan Keterangan Bebas Narkoba

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelamar menyerahkan data diri ke petugas Pendaftaran Calon Pegawai Negeri di Surabaya (26/10). Pemerintah Kota Surabaya membutuhkan 577 PNS, untuk pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah pelamar menyerahkan data diri ke petugas Pendaftaran Calon Pegawai Negeri di Surabaya (26/10). Pemerintah Kota Surabaya membutuhkan 577 PNS, untuk pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Mataram - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan mulai tahun ini pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) diharuskan melampirkan surat keterangan bebas narkoba sebagai salah satu persyaratan.

    "Tujuannya untuk memastikan bahwa para pelamar calon pegawai negeri sipil tidak menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Mataram, H. Nur Rachmat, di Mataram, Kamis, 15 Februari 2018.

    Upaya tersebut sekaligus sebagai implementasi Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 50 tahun 2017 tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Pada Institusi Pemerintah.

    Baca juga: Pesan Pertama untuk 280 CPNS Kemenperin: Jangan Korupsi

    Lampiran keterangan bebas narkoba bagi pelamar CPNS dirasa perlu karena penyalahgunaan narkoba saat ini mulai merambah semua lini, sehingga perlu diantisipasi saat penjaringan CPNS.

    Selanjutnya, kata Nur Rachmat, uji narkoba melalui tes urine dapat dilakukan lagi saat kegiatan pra jabatan CPNS yang telah dinyatakan lulus.

    Tujuannya, agar ketika mereka mulai mengabdi kepada negara, mereka bisa dipastikan benar-benar bersih dari narkoba. "Kita tentu tidak ingin mereka menjadi pengguna penyalahgunaan narkoba, sementara mereka digaji dengan uang pemerintah," katanya.

    Oleh karena itu, apabila ada CPNS yang terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba, datanya akan disampaikan ke kepala daerah agar dapat diambil langkah dan tindakan yang konkret.

    "Meskipun sudah dinyatakan bebas saat melamar, belum tentu mereka juga bebas ketika pra jabatan sebab waktu melamar bisa saja direncanakan sehingga saat pemeriksaan mereka bersih. Tapi saat pra jabatan kita lakukan secara mendadak," katanya. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.