Pengembang Properti Deltamas Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung gedung bertingkat dikawasan Central Business Distrik (CBD) di Jakarta, 9 Februari 2017. Penambahan pasokan perkantoran ini menyebabkan tingkat hunian (okupansi) tertekan. Tempo/Tony Hartawan

    Gedung gedung bertingkat dikawasan Central Business Distrik (CBD) di Jakarta, 9 Februari 2017. Penambahan pasokan perkantoran ini menyebabkan tingkat hunian (okupansi) tertekan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengembang properti PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan penjualan Rp 1,25 triliun pada tahun ini. Direktur Puradelta Lestari Tondy Suwanto memperkirakan penjualan lahan industri masih akan mendominasi capaian marketing sales tahun ini.

    "Pengembangan dan penjualan lahan industri masih menjadi fokus kami dalam membangun Kota Deltamas sebagai kawasan kota terpadu berbasis industri," kata Tondy melalui keterangan tertulis pada Rabu, 14 Februari 2018.

    Kendati begitu, kata Tondy, pembangunan kawasan hunian dan komersial akan dilakukan secara sinergis seiring dengan meningkatnya populasi di wilayah Kota Deltamas. Dia mengatakan perseroan optimistis target marketing sales pada 2018 tersebut dapat dicapai karena banyaknya permintaan yang masuk hingga lebih dari 100 hektare, kendati beberapa inquiry masih merupakan tahap negosiasi awal.

    "Perseroan juga memiliki lahan yang masih sangat luas. Per 30 September 2017, luas gross cadangan lahan mencapai sekitar 1.600 hektare," ujarnya.

    Tondy menyebut target marketing sales tahun ini tak jauh berbeda dibanding capaian marketing sales 2017 di luar penjualan lahan ke proyek joint venture.

    "Sepanjang 2017, marketing sales perusahaan mencapai Rp 1,4 triliun, yang berasal dari segmen industri, hunian, komersial, dan penjualan lahan ke proyek JV," kata Tondy.

    Dia merinci, sepanjang 2017, penjualan lahan kawasan industri mencapai Rp 1,02 triliun, komersial Rp 160 miliar, dan penjualan residensial Rp 16 miliar. Sementara itu, penjualan lahan ke proyek JV ke PT Panahome Deltamas Indonesia tercatat senilai Rp 213 miliar.

    Adapun dari segi luasan, DMAS berhasil menjual lahan industri sebesar 59,1 hektare, sesuai dengan target yang ditetapkan perseroan untuk penjualan pada 2017.

    Pada tahun lalu, DMAS membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan PT Panahome Gobel Indonesia, perusahaan properti perumahan di bawah Grup Panasonic. Perusahaan patungan yang bernama PT Panahome Deltamas Indonesia tersebut akan mengembangkan sebuah kawasan hunian berkonsep smart-town residential estate di dalam kawasan Kota Deltamas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.