Selasa, 21 Agustus 2018

Go-Jek Masih Tunggu Izin BI untuk Pembayaran Berkode QR

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang tamu kantor Pusat PT. Go-Jek Indonesia di daerah Blok M, Jakarta, 26 Januari 2018. Suasana kantor yang nyaman ini hampir mirip dengan kantor perusahaan multinasional Google. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ruang tamu kantor Pusat PT. Go-Jek Indonesia di daerah Blok M, Jakarta, 26 Januari 2018. Suasana kantor yang nyaman ini hampir mirip dengan kantor perusahaan multinasional Google. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Go-Jek masih menanti izin dari Bank Indonesia (BI) untuk layanan pembayaran Go-Pay melalui teknologi pemindaian kode quick response (QR).

    President Go-Jek Indonesia Andre Soelistyo menyatakan sudah menyerahkan seluruh dokumen persyaratan untuk memperoleh izin pemindaian kode QR yang diminta bank sentral. “Kami telah menyerahkan seluruh persyaratan metode scan QR yang diperlukan untuk memperoleh izin dari BI. Kami menghormati proses ini, dan yang bisa kami lakukan adalah menunggu perizinan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 14 Februari 2018.

    Baca juga: Patuhi Aturan BI, Go-Jek Hentikan Fitur Kode QR Go-Pay

    Andre menyatakan perusahaannya terus menjalin koordinasi dan diskusi dengan regulator untuk memastikan inisiatif Go-Jek sesuai dengan tujuan dan program bank sentral terkait Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). “Kami selalu melakukan diskusi intensif dengan BI mengenai QR apa yang bisa diadaptasi di Indonesia,” ucapnya.

    Metode pembayaran Go-Pay melalui pemindaian kode QR sebelumnya sudah melalui masa uji coba. Go-Jek tinggal menunggu persetujuan regulator untuk mulai menggulirkan metode pembayaran itu secara masif.

    Metode pembayaran elektronik kode QR Go-Pay diklaim dapat mempermudah usaha mikro bertransaksi. Uji coba terhadap layanan itu sudah dilakukan Go-Jek sejak September 2017.

    “Proyek uji coba itu untuk memastikan teknologi yang digunakan memenuhi standar keamanan dan manajemen risiko tertinggi sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.