Rilis Penjualan Mobil Diprediksi Dongkrak Penguatan IHSG Hari Ini

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, 2 Januari 2018. Wapres berharap pasar modal Indonesia dapat menghasilkan efek berganda (multiplier effect) yang lebih besar ke perekonomian nasional guna menjaga momentum perekonomian di tahun 2018. Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, 2 Januari 2018. Wapres berharap pasar modal Indonesia dapat menghasilkan efek berganda (multiplier effect) yang lebih besar ke perekonomian nasional guna menjaga momentum perekonomian di tahun 2018. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdagangan bursa Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini diprediksi akan menguat. Analis Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan mulai adanya aksi beli menyebabkan pergerakan IHSG mampu berbalik naik.

    "Diharapkan aksi beli ini masih dapat berlanjut sehingga kenaikan ini dapat bertahan," kata Reza, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 14 Februari 2018.

    Meski demikian, Reza mengatakan, pergerakan IHSG yang positif tersebut masih harus diuji untuk melihat ketahanan laju kenaikannya. Selain itu, ia meminta para investor tetap waspada terhadap kemungkinan masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat menahan kenaikan IHSG.

    Reza memprediksi pergerakan IHSG mampu melampaui area resisten 6.536-6.548. Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6.503-6.514 dan resisten 6.536-6.548.

    Vice President Research Department Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG hari ini masih berpotensi menguat. Menurut William, IHSG akan bergerak pada rentang 6.492-6.671.

    "Hari ini IHSG akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar," kata William, dalam keterangan tertulisnya.

    William juga menuturkan pergerakan IHSG akan diwarnai stimulus dari sentimen rilis penjualan mobil yang akan dikeluarkan hari ini. Selain itu, pasar bursa kini tengah menanti rilis data perekonomian Bank Indonesia, dalam hal ini BI rate, yang akan dirilis besok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.