Selasa, 21 Agustus 2018

Pemilik E-Money Terdebet 2 Kali di Tol Tolak Refund, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengguna jalan tol mengunggah di media sosial tentang e-money yang terdebet dua kali dalam satu transaksi di jalan tol, 10 Februari 2018. (facebook.com)

    Seorang pengguna jalan tol mengunggah di media sosial tentang e-money yang terdebet dua kali dalam satu transaksi di jalan tol, 10 Februari 2018. (facebook.com)

    TEMPO.CO, Jakarta – Rama Soegianto, pengguna jalan tol yang kartu e-money  miliknya terdebet dua kali saat transaksi di gerbang tol Cililitan, Jakarta Timur, akan menolak pengembalian uangnya oleh PT Jasa Marga.

    Sebelumnya, Rama mengunggah video tentang e-money yang terdebet dua kali dalam satu kali transaksi di tol dan sempat viral di media sosial. PT Jasa Marga menanggapinya dengan menyatakan minta maaf dan siap mengembalikan kerugian.

    Baca Juga: Video E-Money Terdebet Dua Kali di Tol Viral, Ini Kata Jasa Marga

    “Menurut saya, masalahnya lebih dari nominal,” kata Rama saat dihubungi, Selasa, 13 Februari 2018. Ia menuturkan proses refundnya pun begitu rumit sehingga ia merasa tidak sebanding. “Saya harus ke pihak bank dan katanya proses refund memakan waktu sekitar 2-4 minggu,” kata Rama tentang refund uang Rp 9.500 itu.

    Ia mengaku, kejadian tersebut bukanlah pertama kali ia alami. Sudah dua kali ia merasa saldo e-money miliknya terpotong lebih dari seharusnya. Namun, pada kejadian terakhir ia sangat yakin bahwa saldonya terpotong dua kali padahal hanya satu kali transaksi.

    “Tapi kemarin, saya yakin-seyakinnya bahwa saldo saya terpotong dua kali. Padahal hanya ada satu transaksi,” ucap Rama.

    Ia meyakini tidak hanya dirinya yang mengalami kejadian tersebut. Menurut dia, banyak orang yang mengalami hal serupa tapi tidak menyadari atau tidak memprosesnya. Karena itulah, Rama kemudian mempertanyakan kemana uang yang terpotong lebih itu.

    “Memang tidak banyak orang yang mau mengurusi uang yang sebetulnya tidak seberapa dengan proses seperti itu, tapi terasa langsung untuk kami sebagai pengguna tol,” kata Rama. Ia pun berharap, pihak Jasa Marga mau memberi penjelasan mengenai pemotongan saldo berlebih tersebut.

     

    Pihak Jasa Marga meminta maaf atas kejadian tersebut. “Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Februari 2018.

    Head of Corporate Communication Bank Mandiri Maristella Tri Haryanti menuturkan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan. Saldo Rama yang terpotong tersebut akan dikembalikan. “Kami kembalikan saldo yang terpotong dua kali itu,” ujar Maristella.

    Berita  e-money lainnya bisa Anda baca di tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.