Brebes Banjir, Perjalanan 4 Kereta ke Madiun Terlambat

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rel kereta di Stasiun Tanah Abang yang terendam banjir, Jakarta, 9 Februari 2015. TEMPO/Frannoto

    Rel kereta di Stasiun Tanah Abang yang terendam banjir, Jakarta, 9 Februari 2015. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan sejumlah kereta api dari Jakarta menuju wilayah PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasional VII Madiun kembali terhambat banjir. Jika sebelumnya akibat banjir di Semarang, kali ini karena KM 155+4/9  jalur Brebes-Tegal, Jawa Tengah, terendam luapan air.  

    “Empat kereta terlambat datang ke Stasiun Madiun,” kata Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Supriyanto, Selasa pagi, 13 Februari 2018.

    Baca: Persiapan Libur Imlek, PT KAI Surabaya Siapkan 2 Kereta Tambahan

    Menurut dia, kereta itu adalah Bangunkarta relasi Gambir-Semarang-Madiun-Surabaya. Kereta kelas eksekutif ini mengalami keterlambatan selama 126 menit. Seharusnya kedatangannya di Stasiun Madiun pukul 01.04 tapi molor hingga pukul 03.10.

    Kereta lain yang mengalami hal serupa adalah Matarmaja relasi Jakarta-Semarang-Madiun-Malang. Sesuai jadwal, kereta ini tiba di Stasiun Madiun pada pukul 02.52 tapi molor hingga pukul 04.36 atau terlambat 109 menit. “Ada dua kereta lagi yang sampai sekarang belum datang,” ujar Supriyanto.

    Kereta lain yang terlambat adalah Brantas relasi Jakarta-Semarang-Madiun-Blitar. Pada jadwal, kereta kelas ekonomi ini seharusnya tiba di Stasiun Madiun pada pukul 04.50. Namun, hingga pukul 07.00, kereta tak kunjung datang akibat banjir. “Diperkirakan tiba pada pukul 08.30 atau terlambat 218 menit,” ucapnya.

    Kereta keempat yang telat adalah Majapahit relasi Jakarta-Semarang-Madiun-Malang. Seharusnya, kereta ini tiba di Stasiun Madiun pada pukul 05.19. Supriyanto memperkirakan kedatangan kereta kelas ekonomi ini pada pukul 08.30 atau terlambat 201 menit.

    Supriyanto menjelaskan, hambatan perjalanan kereta ini akibat jalur di wilayah Brebes tergenang lima luapan air dengan panjang 200 meter. Adapun kedalamannya mencapai 1 meter. Akibatnya, batu pada landasan rel terbawa derasnya air yang meluap dari Kali Gangsa.

    Karena itu, Supriyanto menjelaskan, PT KAI sempat mengalihkan jalur kereta dari Cirebon Prujakan ke arah selatan via Ciledug hingga Prupuk. Kemudian, lewat Slawi, Tegal, dan masuk ke lintas utara kembali. Hingga pukul 21.30 tadi malam, jalur sudah dapat dilalui tapi kecepatan hanya 20 kilometer per jam.

    “PT KAI tetap mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan melakukan langkah-langkah untuk segera menormalkan perjalanan KA, dan kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA-KA tersebut karena imbas banjir di wilayah Brebes," Supriyanto menuturkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.