Rabu, 14 November 2018

Sentimen Dalam Negeri Dorong IHSG ke Zona Hijau

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di akhir 2016, ditutup menguat 15,32 persen dibandingkan Januari 2016 di level 5.297. Tempo/Destrianita

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di akhir 2016, ditutup menguat 15,32 persen dibandingkan Januari 2016 di level 5.297. Tempo/Destrianita

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG sukses mencapai zona hijau pada akhir perdagangan hari ini, Senin, 12 Februari 2018, setelah ditutup menguat 0,28 persen atau 17,93 poin di level 6.523,45.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG konsisten bergerak di zona hijau pada kisaran level 6.498,69-6.531,56. Dari 571 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia, 264 saham menguat, 116 saham melemah, dan 191 saham stagnan.

    Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor pertanian (+1,73 persen) dan tambang (+1,69 persen). Adapun sektor industri dasar dan konsumer masing-masing turun 1,45 persen dan 0,53 persen.

    Baca juga: Pekan Depan Perdagangan IHSG Masih Dibayangi Aksi Jual

    Menurut Head of Research Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto, pergerakan IHSG terkerek sejumlah sentimen positif dari dalam negeri. Surplus neraca pembayaran Indonesia 2017 tercatat US$ 11,6 miliar.

    Bank Indonesia (BI) menyebutkan surplus ini ditopang surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat dibanding tahun sebelumnya, terutama dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio.

    Investor juga menantikan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, yang akan memutuskan mengenai BI 7-Days Repo Rate, yang diprediksi akan tetap. Selain itu, pelaku pasar tengah menunggu kinerja laporan keuangan emiten, yang diharapkan bisa menjadi katalis positif untuk menggerakkan pasar.

    Saham-saham pendorong IHSG:
    BBRI +2,43 persen
    MYRX +36,59 persen
    TOWR +6,48 persen
    RIMO +34,51 persen

    Baca juga: Saham BRI Dorong IHSG Sesi I Menguat 0,24 Persen

    Saham-saham penekan IHSG:
    TPIA -9,36 persen
    UNTR -2,46 persen
    GGRM -2,03 persen
    UNVR -0,72 persen

    Sebelumnya, IHSG pada perdagangan hari ini diprediksi masih berada di zona merah dengan dibayangi aksi jual. Analis Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan penguatan IHSG yang sempat terjadi pada perdagangan pekan kemarin hanya dimanfaatkan untuk kembali melakukan aksi jual.

    "Kenaikan tipis IHSG yang terjadi sebelumnya harus diuji ketahanannya untuk membuat kenaikan lanjutan. Namun tampaknya belum akan terjadi," ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?