Rudiantara: Valuasi Go-Jek Lampaui Perusahaan Konvensional

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada pemaparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 28 November 2017. Rapat ini membahas konten negatif di internet, registrasi ulang kartu prabayar dan perkembangan infrastruktur sektor telekomunikasi dan penyiaran di daerah perbatasan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada pemaparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 28 November 2017. Rapat ini membahas konten negatif di internet, registrasi ulang kartu prabayar dan perkembangan infrastruktur sektor telekomunikasi dan penyiaran di daerah perbatasan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan masuknya dua investor baru ke perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi online, Go-Jek, menunjukkan hal yang sangat positif. 

    “Go-Jek perusahaan baru, tapi nilai valuasinya melebihi valuasi perusahaan telekomunikasi konvensional,” ujarnya di sela-sela menghadiri rapat kabinet di Istana Negara, Senin, 12 Februari 2018. "Djarum suntik modal juga, tapi tidak sebesar Astra."

    Baca: Astra Internasional Suntik Rp 2 Triliun ke Go-Jek, Ini Alasannya

    Rudiantara menyatakan, sejauh ini, Astra menjadi investor paling besar yang masuk ke bisnis digital dengan menanamkan investasi ke Go-Jek. Selain itu, Go-Jek disebut bakal memperoleh suntikan modal tambahan dari kelompok bisnis Djarum.

    Di tempat terpisah, lini bisnis grup Djarum, Blibli, mengumumkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Go-Jek. "Ini juga menunjukkan komitmen kami sebagai perusahaan lokal untuk terus membangun ekonomi digital lokal," ujar CEO Blibli Kusumo Martanto dalam acara pengumuman kolaborasi antara Blibli dan Go-Jek di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta.

    Hari ini, PT Astra International Tbk mengumumkan kerja sama dengan Go-Jek melalui investasi senilai US$ 150 juta. Dana sekitar Rp 2 triliun tersebut akan digunakan Go-Jek untuk meningkatkan inovasi. 

    Pengumuman kerja sama strategis kedua perusahaan tersebut dilakukan pada hari ini. “Kami antusias dapat menjadi bagian dari perjalanan Go-Jek yang luar biasa," ujar Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto.

    Go-Jek, kata Prijono, merupakan pemain utama dalam ekonomi digital Indonesia dan dipimpin manajemen anak bangsa yang solid. "Astra berharap kolaborasi dengan Go-Jek akan memberikan nilai tambah bagi bisnis Astra serta mengakselerasi inisiatif Astra di bidang digital," ucapnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.