50 Persen Pelanggan XL Axiata Sudah Registrasi Kartu Prabayar

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo PT XL Axiata (XL), Jakarta, 2 Mei 2011. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Logo PT XL Axiata (XL), Jakarta, 2 Mei 2011. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Setengah dari jumlah total pelanggan XL Axiata telah melakukan registrasi kartu prabayar. Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan saat ini lebih dari 23 juta dari total pelanggan XL Axiata, yang mencapai 53,5 juta, sudah mendaftarkan nomor kartu prabayarnya.

    Jumlah tersebut diharapkan meningkat sampai batas akhir pendaftaran pada 28 Februari 2018 sesuai dengan keputusan pemerintah. Karena itu, XL Axiata memberikan promosi untuk menjaring lebih banyak pelanggan.

    "Ada beberapa macam stimulus (promosi), mulai benefit free call dan free data. Selain itu, pada saat event atau buka booth registrasi, diberikan gimmick-gimmick untuk menarik pelanggan melakukan registrasi," kata Tri, Senin, 12 Februari 2018.

    Baca juga: XL Axiata Catat Laba Bersih Rp 375 Miliar di Tahun 2017

    Pelanggan XL Axiata yang mau mendaftarkan nomornya diberikan keuntungan bonus data sebesar 2 GB, yang berlaku selama tujuh hari, yakni hingga 14 Februari 2018. Bonus ini meningkat dari periode sebelumnya, yang hanya 1 GB sampai dengan 4 Februari 2018.

    Selain itu, pelanggan XL yang belum mendaftarkan nomornya ketika melakukan panggilan juga diarahkan langsung ke 4444 untuk segera meregistrasi nomor kartu prabayarnya.

    Tri Wahyuningsih berharap 53,5 juta pelanggan XL Axiata dapat terdaftar semuanya sebelum batas waktu registrasi kartu prabayar berakhir. "Harapannya, tujuan registrasi kartu prabayar ini dapat tercapai, yaitu untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, karena data-data pelanggan menjadi lebih valid, mengurangi kemungkinan penyalahgunaan nomor oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dan lain-lain," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.