Kamis, 24 Mei 2018

Investor Australia Bangun Marina di Lombok, Pertama di Indonesia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantai Senggigi, Lombok Barat, NTB. ANTARA/Noveradika

    Pantai Senggigi, Lombok Barat, NTB. ANTARA/Noveradika

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Marina Del Ray yang sahamnya dimiliki investor Australia memulai pembangunan marina di perairan Gili Gede, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat sehingga siap menjadi pelabuhan kapal pesiar pertama di Indonesia.

    "Kami sudah membangun dimulai dengan pemasangan 'jetty' apung sepanjang 80 meter dan akan dilanjutkan dengan pemasangan ponton sepanjang 150 meter," kata General Manager Marina Del Ray, Puri Yusuf,  yang mendampingi CEO Marina Del Ray, Captain Raymond La Fontaine, di Lombok Barat, Minggu, 11 Februari 2018.

    Ia mengatakan perairan Gili Gede dijadikan sebagai lokasi pembangunan karena letaknya yang strategis, yakni berupa teluk dengan perairan yang relatif tenang sehingga cocok untuk membangun marina atau tempat parkir kapal pesiar ukuran kecil seperti yacht.

    Perairan Gili Gede, yang masuk dalam wilayah administratif Desa Gili Gede Indah juga sudah beberapa kali dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara yang datang menggunakan yacht (kapal layar wisaya).

    "Raymond memang sudah sejak lama mempromosikan Gili Gede sebagai salah satu pelintasan yacht dari berbagai negara, makanya kami berminat berinvestasi membangun marina," ujarnya.

    Pembangunan marina, kata dia, diperkirakan menelan dana hingga Rp1 triliun. Dana tersebut untuk membangun marina, resor dan lainnya di atas lahan seluas enam hektar yang ada di Desa Gili Gede Indah.

    Selain itu, akan dibangun berbagai infrastruktur, mulai dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan penyulingan air bersih yang dihasilkan dari proses produksi energi listrik dari PLTA.

    Menurut Puri, keberadaan marina tersebut nantinya bisa memberikan keuntungan bagi penduduk lokal karena bisa menjadi tenaga kerja atau menyediakan jasa wisata lain yang dibutuhkan oleh wisatawan kapal pesiar.

    Demikian juga bagi Pemerintah Indonesia, akan mendapatkan keuntungan dari biaya-biaya yang harus dibayarkan oleh wisatawan yang datang menggunakan kapal pesiar.

    "Pemasukan dari wisatawan yang datang menggunakan kapal yacht lebih besar dibandingkan yang melalui bandara. Itu makanya, PT Marina Del Ray mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo, untuk berinvestasi membangun 10 marina di Indonesia," ucap Puri.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.