Pemkab Siak Sudah Pungut Zakat Profesi dari Gaji PNS Sejak 2013

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tunjangan Profesi Guru PNS Jabar Sebagian Besar Sudah Diterima

    Tunjangan Profesi Guru PNS Jabar Sebagian Besar Sudah Diterima

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Berbeda dengan sikap pemerintah pusat yang masih belum final memutuskan pemungutan zakat profesi dari gaji pegawai negeri sipil (PNS) muslim, Pemerintah Kabupaten Siak Sri Indrapura malah sudah maju lebih dulu.

    Pungutan zakat profesi PNS muslim di Kabupaten Siak telah diterapkan sejak lima tahun lalu. Zakat profesi untuk para pegawai negeri sipil di Siak diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Zakat.

    Baca: Belum Rapat, Jokowi: Gaji PNS Dipotong untuk Zakat Masih Wacana

    Pemerintah Kabupaten Siak mengalokasikan dana zakat profesi pegawai negeri untuk pemasangan 238 rumah tangga miskin di Kecamatan Mempura. Dalam setahun daerah ini mampu mengumpulkan dana zakat mencapai Rp 12 miliar yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak. "Sebanyak 238 rumah keluarga tidak mampu sudah teraliri listrik PLN," kata Bupati Siak Syamsuar, Sabtu, 10 Februari 2018.

    Syamsuar menghadiri langsung proses pemasangan instalasi listrik gratis untuk rumah tangga kurang mampu. Dalam hal ini, Baznas bekerja sama dengan PLN dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Siak.

    Sepanjang 2017, Baznas Siak sudah mengumpulkan Rp 12 miliar dari dana zakat. Dana zakat yang dikumpulkan dari 2013 sampai 2017 sebesar Rp 51,45 miliar.

    Dana zakat yang sudah diserahkan kepada yang berhak menerima Rp 49,3 miliar dengan jumlah mustahik (penerima zakat) konsumtif dibantu melalui zakat sebanyak 30.125 orang, sedangkan mustahik produktif yang dibantu sebanyak 3.719 orang.

    Jumlah dana zakat cenderung mengalami peningkatan seiring dengan didorongnya Gerakan Masyarakat Siak Berzakat (Gemar Siberkat) beberapa tahun terakhir oleh Baznas Siak. Jumlah dana zakat terus bertambah sepanjang tahun dengan jumlah rata-rata Rp 12 miliar per tahun. "Itu karena Baznas sangat transparan dalam mengelola zakat yang masuk hingga mendistribusikannya kepada mustahik," ucap Syamsuar.

    Dari pengumpulan zakat ini kata Syamsuar, pemerintah Siak bisa memberikan beasiswa untuk pelajar dari kalangan tidak mampu, sambungan air bersih, dan sambungan 500 unit instalasi listrik. Zakat yang dikumpulkan juga dialirkan menjadi bantuan pembangunan jamban yang layak untuk masyarakat duafa.

    Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Siak juga mencanangkan zakat pertanian bertepatan dengan panen raya di kawasan sentral produksi padi, Kecamatan Bunga Raya, Siak. "Dari dana zakat pertanian dapat membantu pengembangan sektor pertanian bagi petani yang kekurangan modal," kata Syamsuar.

    Di tengah upaya daerah mengentaskan kemiskinan dari dana zakat, pemerintah pusat justru masih berpolemik dengan wacana dana zakat bagi PNS yang digulirkan oleh Kementerian Agama. Pemotongan gaji pegawai negeri muslim sebesar 2,5 persen masih mendapat pertentangan di tingkat pusat.

    Presiden Joko Widodo menyatakan wacana Kementerian Agama memotong gaji pegawai negeri sipil dan aparatur sipil negara beragama Islam untuk zakat, belum dibicarakan di tingkat kabinet. "Belum ada. Jadi masih wacana, belum ada rapatnya, belum ada rapat terbatasnya, belum ada keputusannya," ujar Jokowi dalam siaran tertulis, Jumat, 9 Februari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.