Renovasi Pesantren, Bank Mandiri dan Wika Salurkan Dana CSR

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirut Bank Mandiri  Kartika Wirjoatmodjo

    Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua perusahaan pelat merah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menyalurkan bantuan kepedulian sosial (CSR) sebesar Rp 1,196 miliar. Dana CSR tersebut digunakan untuk membantu proses renovasi asrama putri pondok pesantren Al-Falak, Bogor, Jawa Barat.

    Renovasi berlangsung selama empat bulan dengan memperbaiki fisik bangunan dan penambahan beberapa ruangan. Sejumlah ruangan yang ditambah adalah kamar santri, kamar mandi dan dapur.

    Baca: Fokus Turunkan NPL, Bank Mandiri Tunda Rencana Akuisisi Bank Filipina

    Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo berharap, dari bantuan renovasi tersebut dapat memberikan nilai tambah kepada pondok pesantren Al Falak Bogor. Selain itu juga untuk meningkatkan motivasi sekitar 200 santri putri yang tinggal di asrama putri tersebut dalam proses belajar mengajar.

    “Bantuan ini menunjukkan keinginan kuat perseroan untuk terus berberupaya memakmurkan negeri tidak hanya melalui aktivitas bisnis, tetapi juga kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Kartika yang akrab disapa Tiko, dalam peresmian renovasi asrama putri Pondok Pesantren Al Falak, Bogor, Sabtu, 10 Februari 2018. Tiko menyerahkan dana CSR bersama Direktur HC dan Pengembangan Sistem Wijaya Karya Novel Arsyad dan didampingin Menteri BUMN Rini M Soemarno. 

    Tiko menuturkan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri dilaksanakan melalui tiga pilar utama yaitu pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan dicapai dengan melaksanakan program Wirausaha Muda Mandiri. Selain itu ada Mandiri Peduli Pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

    "Lalu, membentuk komunitas mandiri melalui pelaksanaan program Mandiri Bersama Mandiri yang bertujuan untuk membina kelompok masyarakat atau komunitas dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas dan akses," kata Tiko.

    Pilar yang terakhir adalah penyediaan fasilitas ramah lingkungan melalui pelaksanaan enam program utama yaitu penyediaan sarana penunjang pengadaan air bersih dan pengembangan energi terbarukan. Selain itu ada program penanaman pohon pada lahan kritis, penanaman dan pemeliharaan tumbuhan bakau, pengadaan taman kota dan pengembangan ekowisata.

    Tak jauh berbeda dengan program Bank Mandiri, Direktur HC dan Pengembangan WIKA Novel Arsyad mengatakan bahwa dukungan berupa renovasi Pesantren Al Falak Bogor merupakan bentuk komitmen dan salah satu fokus CSR WIKA untuk menghasilkan generasi terbaik melalui sektor pendidikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.