Luhut: Proyek Kereta Cepat Mungkin Diperluas hingga Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau PT INKA di Madiun, 18 Januari 2018. FOTO ANTARA

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau PT INKA di Madiun, 18 Januari 2018. FOTO ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan proyek kereta cepat seperti Jakarta-Bandung kemungkinan akan diperluas hingga Solo atau Yogyakarta.

    "Sampai ke Yogyakarta atau mungkin sampai ke Solo," kata Menteri Luhut seusai menyampaikan kuliah umum dengan tema Pengembangan Industri dan Jasa Maritim Indonesia Untuk Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia di Auditorium Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Yogyakarta, Jumat, 9 Februari 2018.

    Baca juga: Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dievaluasi

    Luhut mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengkaji sejauh mana peluang untuk memperpanjang rute angkutan kereta cepat sampai ke Solo atau Yogyakarta itu bisa direalisasikan.

    "Kita lagi hitung, bisa saja mungkin (sampai Solo atau Yogyakarta) tapi masih tahap awal ya," kata dia.

    Sesuai tahapan, menurut dia, pemerintah sedang berfokus untuk mempercepat penyelesaian proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. "Kita lihatlah nanti tahapannya, sekarang masih Jakarta-Bandung dulu," kata mantan Menko Polhukam itu.

    Pemerintah menargetkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa selesai dan beroperasi pada 2020 secara bertahap. Adapun konstruksi proyek yang akan membuat waktu tempuh perjalanan Jakarta-Bandung kurang dari satu jam itu ditargetkan akan dimulai pada Mei 2018.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.