Ini Strategi Startup Adroady Dorong Industri Iklan Outdoor

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Adroady, Edward Halley (kiri). Foto/Istimewa

    Pendiri Adroady, Edward Halley (kiri). Foto/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Startup di bidang media luar ruang - Adroady, optimistis bisa membangkitkan kembali industri iklan luar ruang (outdoor) yang selama ini lesu. Salah satu caranya dengan mengenalkan programmatic out-of-home mobile digital media, atau iklan video luar ruang yang terprogram secara otomatis dan mobile, pertama di dunia.

    Programmatic video merupakan teknologi yang memungkinkan pengiklan meng-upload video secara real time dan video bisa berganti otomatis sesuai dengan lokasi atau waktu. Pengiklan juga bisa memprogram video mana yang tidak ingin mereka tayangkan saat mobil sedang melintasi area tertentu.

    Baca: Nielsen: Belanja Iklan 2017 Tumbuh 8 Persen, TV Mendominasi

    CEO & Founder Adroady Edward Halley mengatakan pengiklan seharusnya bisa mengontrol kampanye mereka sepenuhnya. “Kapan dan di mana mereka ingin publik melihat iklannya, dan video mana yang mereka ingin tunjukkan hanya di area tertentu. Teknologi Adroady akan membuat kampanye marketing sangat tepat sasaran dan terukur” kata Edward dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Februari 2018.

    Edward menjelaskan, teknologi programmatic video Adroady dibangun berdasarkan gabungan dari teknologi internet-of-things, big data dan machine learnings. Mereka akan bekerja seketika setelah pengiklan mengunggah video melalui dashboard website.

    Selanjutnya, server akan mengirim videonya ke aplikasi yang ada di smartphone pengemudi, yang lalu berkomunikasi dengan komputer mini yang terpasang di dalam mobil. Komputer mini ini yang akan mengubah konten di videotron lewat koneksi wifi.

    Adroady juga memasang dua kamera di bagian belakang mobil dengan dua fungsi yang berbeda: supaya pengemudi bisa tetap melihat semua yang terjadi di belakang mobil dan untuk menghitung berapa banyak kendaraan yang sudah melihat iklan videotron. Data ini langsung ditransmisikan ke dashboard pengiklan, sehingga dalam sekejap mereka bisa memonitor seberapa berhasil kampanye marketing-nya.

    Co-Founder Adroady Greg Marchand yakin bisnis periklanan masih bagus. “Kami yakin iklan luar ruangan belum mati," ucapnya. Pengiklan, kata dia, hanya tidak bisa menemukan ruangan untuk kreativitas saat berhubungan dengan kampanye luar. "Adroady menyediakan ruangan itu ditambah proses otomasi dan platform iklan yang sangat terukur melalui video program."

    Adroady berdiri pada April 2017 oleh Edward Halley dan Greg Marchand. Saat ini beberapa perusahaan seperti Lazada, Ralali, Panorama Tour dan Nusatrip sudah mempercayakan kampanye marketing lewat platform Adroady. 

    Sampai akhir 2018, di industri iklan ini, Adroady berencana untuk menambah jumlah layar yang siap putar dan beredar di jalan raya menjadi seribu layar. Kini, guna memperluas jangkauan iklan, Adroady bekerjasama dengan komunitas sopir taksi online di se-Jabodetabek dengan skema bagi keuntungan atau profit sharing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.