Bertemu PM Cina, Menlu Retno Bahas Ekonomi dan Investasi

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan PM Cina, Li Keqiang di Great Hall of The People, Beijing. 9 November 2014. TEMPO/Ananda Teresia

    Presiden Jokowi (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan PM Cina, Li Keqiang di Great Hall of The People, Beijing. 9 November 2014. TEMPO/Ananda Teresia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Cina Le Keqiang di Beijing, Jumat, 9 Februari 2018.

    Juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir di Beijing, Kamis, mengatakan bahwa kunjungan kehormatan tersebut dilakukan setelah pertemuan bilateral antara Menlu Retno dan Menlu Cina Wang Yi.

    "Setelah itu baru ada joint commission antarkedua delegasi," ujarnya seusai mengikuti pertemuan antarpejabat senior (SOM) kedua negara di kantor Kemlu Cina di Beijing.

    Menurut dia, Retno sudah sering bertemu dengan Wang Yi. Bahkan Wang Yi juga sudah beberapa kali ke Indonesia.

    Namun, kunjungan bilateral Menlu Retno secara resmi baru kali ini yang dirangkai dengan Pertemuan ke-3 Komisi Bersama untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC) Indonesia-Cina.

    Beberapa isu akan dibicarakan dalam pertemuan bilateral tersebut, terutama di bidang ekonomi. Demikian pula kerja sama di bidang investasi dan pariwisata.

    Isu-isu internasional terkait masalah kawasan akan menjadi agenda pembicaraan dalam pertemuan bilateral tersebut, temasuk krisis di Semenanjung Korea, situasi di Myanmar, dan tindak lanjut dari kesepakatan kerangka kerja tata laku pihak yang berkepentingan (CoC) di Laut China Selatan.

    "Kita akan mendorong adanya momentum positif yang perlu diteruskan dalam frame work CoC ini karena yang perlu ditekankan adalah Indonesia dan Tiongkok merupakan dua negara besar di kawasan dan tentunya apa yang kita lakukan berdampak pada kawasan," ujarnya.

    Sebelum melakukan serangkaian pertemuan bilateral, Menlu Retno akan mengunjungi kampus Tsinghua University di Beijing untuk menindaklanjuti program technopark yang pernah disepakati antara pihak perguruan tinggi terbaik di Cina itu dengan Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Beijing pada Mei 2017.

    SOM yang digelar di Kemlu Cina, Kamis, telah berhasil menyelesaikan laporan kepada para Menlu kedua negara dalam kaitannya dengan hubungan kerja sama bilateral.

    "Dibahas juga (dalam SOM) rencana kunjungan delegasi Tiongkok ke Indonesia untuk menindaklanjuti beberapa isu yang telah disepakati bersama," kata Arrmanatha.

    Selain para pejabat Kemenlu dan KBRI Beijing, dalam kunjungan di  Cina tersebut Menlu Retno juga didampingi para pejabat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.