Siemens Ingin Bangun Pembangkit Listrik Sampah di Indonesia

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siemens. AP/Matthias Schrader

    Siemens. AP/Matthias Schrader

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Industri Mesin Kementerian Perindustrian Zakiyudin menyebutkan bahwa PT Siemens Indonesia berminat untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di beberapa kota di Indonesia.

    "Siemens ini sudah berpikir untuk masuk area PLTSa. Mereka mulai melakukan komunikasi dengan kantor Kemenko Perekonomian dan pemerintah daerah," kata Zakiyudin di Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

    Baca juga: Pembangkit Listrik Sampah-Pemda Minta Penyesuaian Harga Beli

    Zakiyudin yang akrab disapa Zaki menyampaikan hal tersebut seusai mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu CEO Siemens Indonesia Prakash Chandran di Jakarta.

    Menurut Zaki, perusahaan asal Jerman tersebut memiliki teknologi untuk mengubah sampah menjadi energi listrik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

    "Siemens ini punya teknologinya. Dalam waktu dekat, mereka akan bicara lebih banyak dengan pemerintah daerah," tuturnya.

    Menurut Zaki, pembangunan pembangkit listrik bertenaga sampah ini akan dilakukan di delapan kota di Indonesia, karena persoalan sampah yang kerap terjadi di kota-kota besar di Indonesia. "Nanti bisa dilihat di proyek strategis nasional. Ada delapan kota yang akan menerapkan PLTSa," ucapnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.