Kereta Bandara Soetta Berhenti Beroperasi Hingga Jalur Aman

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta (KA Basoetta) tiba di Stasiun Sudirman Baru saat uji coba perdana di Jakarta, 25 November 2017. Uji coba perdana pengoperasian Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta ini untuk menguji jalur yang dilalui sebelum diresmikan oleh Menteri BUMN pada awal Desember. ANTARA FOTO

    Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta (KA Basoetta) tiba di Stasiun Sudirman Baru saat uji coba perdana di Jakarta, 25 November 2017. Uji coba perdana pengoperasian Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta ini untuk menguji jalur yang dilalui sebelum diresmikan oleh Menteri BUMN pada awal Desember. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Demi keselamatan dan keamanan, pengoperasian Kereta Bandara Soekarno-Hatta untuk sementara waktu dihentikan hingga jalur dinyatakan aman.

    "Untuk sementara, demi keselamatan dan keamanan, perjalanan KA Basoetta (Kereta Bandara Soekarno-Hatta) dibatalkan sampai jalur dinyatakan aman dan akan diinformasikan lebih lanjut," ujar Edi Sukmoro, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dalam keterangan resminya, Rabu, 7 Februari 2018.

    Terkait adanya korban jiwa akibat longsor di salah satu underpass jalur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, PT KAI menawarkan kepada korban yang selamat dan keluarga terdekat dari korban yang meninggal untuk diberikan kesempatan menjadi pegawai PT KAI.

    Baca juga: Kereta Bandara Berhenti Beroperasi, Terowongan Tertimbun Longsor

    "Kami PT KAI juga menyatakan duka cita mendalam bagi korban dan keluarga atas peristiwa ini. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang mengakibatkan gangguan pada perjalanan kereta," katanya.

    Terhadap peristiwa ini, PT Angkasa Pura II (AP II), PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), dan PT Waskita Karya menyatakan duka cita dan simpati yang mendalam terhadap korban dan keluarga korban.

    Ketiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga bersinergi memberikan santunan terhadap korban, baik yang meninggal maupun kepada korban yang sedang dalam masa perawatan.

    Pada Senin, 5 Februari 2018, pukul 18.10, perjalanan Kereta Bandara dihentikan sementara akibat terjadi tanah longsor di terowongan perimeter kilometer 8+6/7 jalur antara Bandara Soekarno-Hatta dan Batu Ceper.

    "Untuk itu, kami menindaklanjuti dengan menutup jalur hulu dan hilir untuk pengecekan dan perbaikan," kata Senior Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Edy Kuswoyo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 5 Februari 2018.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.