Sesuai Harapan Jokowi, Konstruksi Tol Padang-Pekanbaru Dimulai

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berdiri di depan pintu masuk Jalan Tol Trans Sumatera ruas Medan - Kualanamu, saat peresmian di Deli Serdang, Sumatera Utara, 13 Oktober 2017.  Presiden meresmikan jalan tol Trans Sumatera ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (61,72 km) dan Medan-Binjai (10,6 km). ANTARA/Septianda Perdana

    Presiden Jokowi berdiri di depan pintu masuk Jalan Tol Trans Sumatera ruas Medan - Kualanamu, saat peresmian di Deli Serdang, Sumatera Utara, 13 Oktober 2017. Presiden meresmikan jalan tol Trans Sumatera ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (61,72 km) dan Medan-Binjai (10,6 km). ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahap pertama konstruksi pembangunan jalan Tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru, yakni ruas Padang menuju Sicincin, Sumatera Barat sepanjang 28 kilometer, akan dimulai bulan ini. Peletakan batu pertama tol ini dilakukan Presiden Jokowi, Kamis, 8 Februari 2018.

    Tahapan konstruksi dapat segera dimulai setelah adanya kesepakatan pembebasan lahan dengan warga.

    "Saya sudah musyawarahkan dengan tokoh masyarakat, wali nagari, bersama Gubernur dan Wagub Sumbar (Wakil Gubernur Sumatera Barat), dan Bupati Padang Pariaman dan sudah disepakati, lengkap dengan berita acaranya untuk ketersediaan lahan. Sebelumnya trase sudah disiapkan, tapi warganya belum siap sehingga kami buat trase baru," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui siaran pers, Selasa, 6 Februari 2018.

    Baca juga: Jokowi Letakkan Batu Pertama Tol Padang-Pekanbaru, Kamis

    Jalan Tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru sepanjang 254,80 kilometer merupakan sirip dari jalan Tol Trans Sumatera dan menjadi salah satu proyek strategis nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden No 58 Tahun 2017.

    "Presiden ingin (pembangunan jalan Tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru) segera bisa dimulai untuk menjawab keinginan warga Sumatera Barat. Sudah beberapa kali Presiden melalui jalan Padang Panjang-Bukittinggi yang sangat macet, terlebih pada hari-hari libur. Sekarang PT Hutama Karya sedang land clearing di sana. Kami targetkan bisa dimulai Februari 2018," katanya.

    Pembangunan jalan Tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru diperkirakan membutuhkan biaya Rp 78,09 triliun dengan target penyelesaian selama 5 tahun hingga 2023.

    Pembayaran pembebasan lahan akan menggunakan dana talangan dari PT Hutama Karya selaku badan usaha jalan tol yang ditugaskan pemerintah untuk membangun sejumlah ruas tol Trans Sumatra. Presiden Jokowi berada di Padang bersamaan dengan menghadiri acara Haris Pers Nasional.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).