Kemenperin Tetapkan 72 Perusahaan Sebagai Objek Vital Industri

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi industri manufaktur. vocoli.com

    Ilustrasi industri manufaktur. vocoli.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan 72 perusahaan manufaktur dan 19 kawasan industri sebagai objek vital nasional sektor industri (OVNI).

    Upaya ini dilakukan Pemerintah dalam rangka menciptakan iklim bisnis yang kondusif sehingga para investor merasa aman dan nyaman berusaha di Indonesia, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing industri nasional.

    “Keamanan dan rasa aman merupakan salah satu kunci dan syarat keberhasilan suatu negara dalam membangun ekonomi,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara melalui keterangannya di Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

    Baca juga: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ini Pesan Sri Mulyani

    Kemenperin mencatat, hingga tahun 2016 terdapat 64 objek perusahaan industri dan 15 objek kawasan industri yang telah berstatus sebagai OVNI. Sedangkan pada 2017, telah ditetapkan delapan perusahaan industri dan empat kawasan industri sebagai OVNI.

    Penetapan OVNI berdasarkan amanat Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional. Kebijakan tersebut dipertegas lagi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pembangunan Sarana dan Prasarana Industri.

    Dengan semakin terjaganya tingkat keamanan dan kenyamanan berusaha di Indonesia, Ngakan menilai investasi di sektor industri pengolahan non migas terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

    “Juga didukung dari faktor lainnya, seperti pembangunan infrastruktur, kebijakan fiskal, serta penyediaan energi dan bahan baku yang berkontribusi penting dalam pertumbuhan industri,” tuturnya.

    Merujuk data Kemenperin, nilai total investasi (PMA dan PMDN) sektor industri diproyeksikan terus mengalami peningkatan, dari sekitar Rp 283,71 triliun tahun 2017 akan menjadi Rp 387,57 triliun pada 2019. Sementara investasi pada 2018 ditargetkan bisa menembus Rp 352,16 triliun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.