Viral, Beredar Video Sepasang Tikus di Toko Roti Breadtalk

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toko roti BreadTalk. TEMPO/ Seto Wardhana

    Toko roti BreadTalk. TEMPO/ Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta -Salah satu gerai roti Breadtalk menghebohkan jagad maya. Hal itu disebabkan beredarnya video yang direkam oleh salah satu pengunjung gerai Breadtalk beberapa hari lalu.

    Dalam video yang diunggah ke Youtube, menampilkan dua tikus di dapur salah satu gerai Breadtalk. "Tuh tuh tuh ada ada dua, ih lagi pacaran," ujar suara laki-laki dalam video tersebut. "Di mana ini hayo ini? Di BreadTalk," kata suara perempuan dalam video itu. "Wah kena deh, ada tikus tuh," lanjut suara laki-laki dalam video itu.

    Video tersebut memunculkan banyak komentar di salah satu postingan instagram resmi Breadtalk @breadtalkindo. Akun @ahmadnursamsi mengatakan, "makanan banyak tikusnya, bikin mual," tulis akun tersebut. Akun @alit_prabu menuliskan, "ada tikus.a d video tmpat nyimpan roti," tulis dia. Bahkan, akun @bzoeri mengaku tak ingin lagi membeli roti di Breadtalk, "jadi ilfeel makan roti @breadtalkindo kalo emang bener kayak di video," tulisnya.

    Sementara itu, banyak pula yang tetap menyatakan dukungannya kepada Breadtalk. Akun @mirae.kyungsuk mengatakan tetap mencintai roti Breadtalk "i'm still loving you @breadtalkindo," tulis akun tersebut. Sementara itu akun @meyga.saputra mengaku keluarganya tetap menyukai produk Breadtalk, "pokok'a i love breadtalk... anakku suka bgd yg pizza milano," tulis akun itu.

    Akun @ramadhan.prasetyo meminta Breadtalk untuk mengevaluasi insiden tersebut agar dapur dan produk Breadtalk tetap higienis dan bebas dari hama dapur. "Jadikan pelajaran untuk menjaga alat" pembuatan roti tetap higienis...," tulis dia.

    Melalui akun instagramnya @breadtalkindo, toko roti Breadtalk memberi klarifikasi. Pihak manajemen menyatakan akan menindaklanjuti temuan tikus di salah satu toko mereka dan membersihkan seluruh alat yang digunakan untuk membuat roto. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami, kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada semua customer tanpa terkecuali. "


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.