Undang Menteri, Kalla Bahas Strategi Tumbuhkan Entrepreneurship

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ketua Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir menggelar konferensi pers setelah meninjau ruang pengendali operasi utama (MOC) Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) di Jakarta, 31 Januari 2018. TEMPO/Ilham Fikri

    Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ketua Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir menggelar konferensi pers setelah meninjau ruang pengendali operasi utama (MOC) Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) di Jakarta, 31 Januari 2018. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga di kantornya, Jumat sore, 2 Februari 2018, membahas entrepreneurship. Pertemuan yang berlangsung selama sekitar tiga jam itu juga membahas usaha kecil dan menengah. 

    "Pertemuan tadi mengenai usaha kecil menengah, termasuk industri kecil menengah," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, yang hadir dalam pertemuan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, tersebut.

    Simak: Bank BJB Lahirkan Ratusan Entrepreneur Baru

    Airlangga menyatakan pemerintah tengah berupaya meningkatkan jumlah entrepreneurship. Salah satunya dengan mendorong minat mahasiswa menjadi pengusaha. Pemerintah tengah mempertimbangkan menetapkan materi entrepreneurship sebagai mata kuliah pokok di perguruan tinggi. 

    Cara lain mengembangkan kewirausahaan adalah memanfaatkan industri digital. "Kementerian Perindustrian sudah punya pilot project antara lain di Bali Techno Park dan di situ terlihat ada entrepreneurship dihasilkan," ujar Airlangga.

    Selain di Bali, Bandung memiliki techno park. Airlangga menyatakan fasilitas itu telah menghasilkan program untuk mahasiswa berupa beasiswa.

    Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo juga hadir dalam pertemuan tersebut. Tampak pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ikut membahas entrepreneurship


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.