PT KAI: Kereta Jarak Jauh Akan Dimanfaatkan untuk Jarak Dekat

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi (Daop) I Jakarta memaparkan salah satu strategi bisnis tahun ini adalah mengoptimalkan penggunaan kereta trayek jarak jauh yang sudah terparkir untuk dioperasikan pada trayek jarak dekat, seperti Bandung dan Cirebon.

    "Misalnya kereta dari Yogyakarta sampai ke sini pagi, lalu berangkat lagi ke Jogja malamnya. Selama kereta menunggu, bisa kita pakai untuk jarak dekat PP misalnya ke Bandung. Jadi tidak ada kereta yang terparkir lama," kata ExecutiveVicePresident KAI Daop I Jakarta DadanRudiansyah dalam pertemuan dengan media di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 1 Februari 2018.

    Baca juga: Februari, PT KAI Beri Diskon Tiket Menuju Solo

    Ia menjelaskan, sebelum kereta itu dioperasikan, tentunya dilakukan perawatan dan diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan kelaikan kereta.

    Menurut Dadan, tren penggunaan kereta ke Bandung masih tinggi, terutama karena kemacetan Tol Jakarta-Cikampek imbas dari pembangunan LRT.

    Selain mengoptimalkan kereta jarak jauh yang terparkir, KAI Daop I Jakarta juga akan menambah jumlah perjalanan kereta api relasi Jakarta-Bandung secara bertahap. Saat ini ada 12 perjalanan reguler, dengan tambahan dua sampai empat tambahan perjalanan saat akhir pekan dan libur panjang.

    Strategi bisnis lainnya yang dijalankan PT KAI Daop I Jakarta, yakni menambah rangkaian panjang kereta dari 10 gerbong menjadi 14 gerbong.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.