Pengadaan Lahan Proyek Jalan Tol Batang-Semarang Sudah 98 Persen

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan Tol Batang-Semarang tampak sedang dalam pengerjaan di Gringsing, Batang, Jawa Tengah, 27 Mei 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Jalan Tol Batang-Semarang tampak sedang dalam pengerjaan di Gringsing, Batang, Jawa Tengah, 27 Mei 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadaan lahan untuk proyek jalan Tol Batang-Semarang sudah mencapai 98,17 persen hingga akhir Januari 2018. General Manager Keuangan, SDM, dan Umum PT Jasamarga Semarang Batang, Nana Sumarsana, mengatakan bahwa perusahaan tengah mengebut pembebasan lahan bagi pembangunan proyek jalan tol tersebut.

    Pada akhir Januari 2018, perusahaan melakukan eksekusi bagi 52 bidang tanah di Desa Ngawensari, Kabupaten Kendal atau di lokasi seksi 3 pembangunan jalan Tol Semarang-Batang.

    "Dari hasil penilaian yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Kendal, masyarakat menyerahkan sejumlah bidang tanah yang dibutuhkan secara sukarela kepada negara sehingga eksekusi berjalan dengan sangat kondusif tanpa memerlukan alat berat," ujarnya melalui siaran pers, Kamis, 1 Februari 2018.

    Baca juga: Progres Konstruksi Tol Batang-Semarang Hampir 60 Persen

    Progres pembangunan konstruksi jalan Tol Batang-Semarang sudah mencapai 68,63 persen hingga akhir Januari. Jalan Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari proyek jalan tol Trans Jawa sepanjang 75 kilometer yang dibagi menjadi 5 seksi, yaitu:

    Seksi 1 Batang-Batang Timur (3,20 kilometer),
    Seksi 2 Batang Timur-Weleri (36,35 kilometer),
    Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 kilometer),
    Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,50 kilometer),
    Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,10 Km).

    Menurut rencana, nantinya akan dibangun lima Gerbang Tol (GT) di jalan Tol Batang-Semarang, yaitu GT Tulis, GT Weleri, GT Kendal, GT Kaliwungu dan GT Kalikangkung.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.