Remake City Jakarta, Tingkatkan Wirausaha Startup Sosial

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • UnLtd Indonesia dan Instellar bekerja sama dengan KOICA, Crevisse Partners, dan MYSC, menghadirkan Remake City Jakarta, sebuah program akselerator startup yang diklaim akan memiliki dampak sosial. Hendartyo Hanggi

    UnLtd Indonesia dan Instellar bekerja sama dengan KOICA, Crevisse Partners, dan MYSC, menghadirkan Remake City Jakarta, sebuah program akselerator startup yang diklaim akan memiliki dampak sosial. Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Startup UnLtd Indonesia berkolaborasi dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA), Crevisse Partners, dan Merry Year Social company (MYSC) menyelenggarakan program Remake City Jakarta. Mereka menantang masalah sosial di berbagai bidang seperti pendidikan, lingkungan, pertanian, kesehatan, shared economy, dan teknologi dapat terselesaikan.
     
    “Remake City, Jakarta pada dasarnya bukan hanya untuk Jakarta semata, tetapi juga ditujukan untuk seluruh Indonesia. Dengan dijalankannya program ini di ibu kota negara sekaligus kota terbesar di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, diharapkan bisa menjadi acuan bagi kota-kota lain di seluruh Indonesia untuk menjadi kota yang lebih baik lagi”, jelas  Executive Director UnLtd Indonesia Romy Cahyadi, dalam keterangan tertulis, Rabu, 31 Januari 2018.
     
     
    Program ini membantu memberi investasi dan mengakselerasi start up agar sukses di pasar dan memperluas dampak sosialnya. Program ini merupakan inisiatif dari Crevisse Partners di Seoul, Korea Selatan untuk mendukung proyek inovasi sosial anak-anak muda yang menciptakan solusi berkelanjutan untuk masalah sosial melalui gagasan inovatif. Di Jakarta inilah pertama kali Remake City diadakan di luar Korea Selatan sebelum beranjak ke negara lainnya.
     
    Remake City Jakarta diikuti oleh tiga wirausaha sosial terpilih, yaitu Crowde, Nazava, dan Temu, yang telah mengikuti workshop dan mentoring tentang marketing, keuangan, product development, dan impact measurement selama tiga bulan. Crowde merupakan platform crowdfunding untuk investor berinvestasi dalam proyek pertanian. Nazava menjual filter air yang mudah digunakan untuk menghilangkan 99,9 persen bakteri dalam air dengan harga terjangkau. Sedangkan, TEMU berupa platform berbasis web dan mobile yang sesuai antara pencari kerja dengan penyedia pekerjaan. 
     
    Saat ini Crowde, Nazava, dan Temu telah dinyatakan selesai mengikuti program Remake City Jakarta. Ketiga wirausaha sosial tersebut mendapatkan dana hibah yang diberikan oleh KOICA sebesar 25.000 USD, dan salah satu dari mereka mendapatkan investasi yang diberikan oleh Crevisse Partners sampai dengan 400.000 USD. 
     
    “Dampak usaha yang dapat menyelesaikan masalah ekonomi merupakan faktor penting untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dalam menyeimbangkan hambatan yang dihadapi negara berkembang. Wirausaha sosial yang baru memulai usahanya harus dipertahankan dengan baik di ekosistem untuk meningkatkan keuntungan finansial yang sejalan dengan dampak sosial yang dituju. Kami membutuhkan semua dukungan dan partisipasi dari para pemangku kepentingan yang merupakan bagian dari ekosistem untuk Remake City, Jakarta dan program lainnya karena kami ingin meningkatkan potensi dan kontribusi kami untuk perkembangan dunia global”, kata COO Instellar Dian Wulandari.  
     
    Program Remake City Jakarta diharapkan agar ketiga wirausaha sosial Nazava, Crowde, dan TEMU dapat lebih berkembang, baik di bidang bisnisnya maupun dampak yang diberikan di masyarakat luas.
     
    Berita tentang startup lainnya dapat disimak di Tempo.co.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.