Diskon Gede-gedean, Ini Alasan Clarks Tutup Gerai di Indonesia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung tampak mendatangi gerai Clarks di lantai 3, East Mall Grand Indonesia, Selasa, 30 Januari 2018, yang menggelar diskon besar. Pada 28 Februari 2018 mendatang seluruh store Clarks di Indoesia akan resmi ditutup. Tempo/Dias Prasongko

    Pengunjung tampak mendatangi gerai Clarks di lantai 3, East Mall Grand Indonesia, Selasa, 30 Januari 2018, yang menggelar diskon besar. Pada 28 Februari 2018 mendatang seluruh store Clarks di Indoesia akan resmi ditutup. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Distributor tunggal sepatu merek Clarks, PT Anglo Distrindo Antara, menyebutkan sejumlah alasan kenapa akhirnya menutup gerai-gerainya di Indonesia. Salah satu sebabnya adalah terus turunnya nilai penjualan merek sepatu ternama asal Inggris tersebut sejak 2015 lalu.

    “(Ada kecenderungan) kondisi (konsumen saat ini) untuk menahan belanja,” kata Perwakilan Manajemen PT Anglo Distrindo Antara, Rubby Destrison, Selasa, 30 Januari 2018. 

    Baca: Gerai Akan Ditutup, Clarks Berikan Diskon Hingga 70 Persen

    Hal tersebut terlihat dari penurunan nilai penjualan yang cukup besar dari 2015 hingga 2016. "Drop sekitar 50 persen,” ujar Rubby. "Performance (penjualan) turun jauh."

    Sepatu merek Clarks pertama kali masuk ke Indonesia dan dijual di sejumlah gerai yang ada di pusat perbelanjaan sejak 2004. Karena nilai penjualan yang terus merosot sejak akhir 2015 itu, kata Rubby, distributor mulai berpikir untuk menutup sejumlah butik. 

    Jika sebelumnya ada 25 butik, posisi pada 2018 setelah penutupan menjadi 10 gerai, yang tersebar dimal yang ada di  Jakarta, Bandung, Surabaya, Bekasi, Serpong. Pada akhir Februari akan dilakukan penutupan 3 gerai lagi. Akhir Maret juga akan ditutup tiga toko.

    Sementara itu, kata Rubby, empat sisanya kini masih tengah dilakukan negosiasi dengan pihak mal untuk mengajukan penutupan gerai yang lebih cepat dari ketentuan di kontrak. “Harus segera berakhir."

    Untuk menghabiskan stok barang, PT Anglo Distrindo Antara menggelar diskon sepatu dan sandal merek Clarks sebesar 50-80 persen untuk menghabiskan stok barang, jelang hengkangnya merek tersebut dari Indonesia.

    Rencananya, kata Rubby, semua butik sepatu Clarks tersebut akan tutup pada Maret 2018. “Diskon sudah sejak 12 Januari, (ada potongan harga) 50-80 persen. Tak ada  ada (produk) yang tidak ada diskon 50persen,” ucapnya. Penawaran diskon besar-besaran tersebut akan terus dilakukan sampai semua gerai Clarks tutup. 

    Clarks merupakan merek sepatu ternama dunia dan terkenal karena bahan bakunya dari kulit yang nyaman dipakai menjadi salah satu keunggulannya. Sepatu dan sandal merek Clarks dijual dengan harga mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 3,5 juta untuk sepasang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.