Semua Indeks Melemah, IHSG Jeblok ke Level 6.500

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG harus meninggalkan kisaran level 6.600 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa, 30 Januari 2018, setelah ditutup merosot 1,57 persen atau 105,13 poin ke level 6.575,49.

    Padahal pada perdagangan kemarin, Senin, 29 Januari 2018, IHSG mampu kembali mencetak rekor dengan berakhir menguat 0,30 persen atau 20 poin di level 6.680,62, level penutupan tertinggi sepanjang masa.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG konsisten bergerak di teritori negatif di kisaran level 6.546,65-6.675,76. Dari 571 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia, 98 saham menguat, 280 saham melemah, dan 193 saham stagnan.

    Baca juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat hingga Tembus 6.969

    Semua indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor aneka industri (-2,36 persen), infrastruktur (-2,25 persen), dan konsumer (-2,14 persen).

    Saham-saham penekan IHSG:
    HMSP -3,57 persen
    TLKM -2,46 persen
    BBRI -2,11 persen
    ASII -2,60 persen

    Saham-saham pendorong IHSG:
    INKP +4,69 persen
    BTPN +7,67 persen
    AGRO +10,00 persen
    TPIA +0,77 persen

    Pagi tadi, IHSG dibuka turun 0,21 persen atau 13,79 poin di level 6.666,83.

    Sebelumnya, analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, memperkirakan IHSG masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Menurut dia, pergerakan IHSG yang hampir mendekati target resisten dan mampu bertahan di zona positif memberikan kesempatan IHSG untuk dapat kembali menguat.

    "Akan tetapi, penurunan tipis volume beli diharapkan tidak menghalangi potensi IHSG untuk dapat bertahan positif," ujarnya, Selasa, 30 Januari 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.