Pesaing Go-Jek, Grab Dapat Suntikan 33 T dari Toyota dan Hyundai

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara GrabBike mengendarai sepeda motornya di Jakarta, Indonesia, 24 Juli 2017. Perusahaan Softbank Jepang dan perusahaan papan atas China Didi Chuxing menuangkan 2 miliar dolar AS ke aplikasi transportasi se-Asia Tenggara . AP/Tatan Syuflana

    Pengendara GrabBike mengendarai sepeda motornya di Jakarta, Indonesia, 24 Juli 2017. Perusahaan Softbank Jepang dan perusahaan papan atas China Didi Chuxing menuangkan 2 miliar dolar AS ke aplikasi transportasi se-Asia Tenggara . AP/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesaing  Go-Jek, Grab juga rajin berburu investor. Jika Go-Jek mendapat dukungan dana dari Google, Grab menggaet dua investor strategis dalam waktu satu tahun.

    Setelah memperoleh suntikan dari Toyota pada Agustus 2017, platform transportasi berbasis online asal Malaysia ini, menerima kucuran dari Hyundai, raksasa otomotif asal Korea Selatan, seperti yang dituliskan Majalah Tempo edisi 28 Januari 2018.

    Baca juga: Ini Alasan Hyundai Terlibat Investasi 33 T di Grab

    Kesepakatan itu diumumkan pada 11 Januari 2018. Persetujuan tersebut bagian dari pendanaan US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 33,2 triliun, yang dipimpin Didi Chuxing dan SoftBank sejak pertengahan tahun lalu.

    Dari informasi di situs perusahaan, Direktur Inovasi yang juga Kepala Divisi Strategi dan Inovasi Hyundai Young Cho Chi mengatakan, kemitraan strategis dengan Grab akan membantu Hyundai mengeksplorasi peluang baru di industri mobilitas.

    Salah satu kerja samanya adalah Grab akan menggunakan mobil ramah lingkungan keluaran Hyundai, IONIQ Electric. "Ini membawa Hyundai selangkah lebih dekat mewujudkan visi industri mobilitas di masa depan," ujarnya.

    Baca jugaGoogle Benarkan Investasi 16 T ke Go-Jek dan Ini Alasannya

    Toyota menyuntik Grab lewat Toyota Tsusho Corp. Tidak diketahui berapa jumlah uang yang dibenamkan Toyota di Grab pada Agustus 2017. Namun pada Juli 2017, seperti dikutip Reuters, dari US$ 2,5 miliar pendanaan, sebanyak US$ 2 miliar berasal dari kantong Didi Chuxing dan SoftBank. Sisanya dari pemodal lain, yaitu Toyota dan Hyundai.

    Sementara Go-Jek mendapat suntikan sekitar Rp 16 triliun dari Google, Temasek, KKR & Co, Warburg Pincus LLC, dan platform online Cina, Meituan-Dianping.

    FORBES | REUTERS | KHAIRUL ANAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.