Berganti Pemilik, Bank Mantap Ubah Logo Perusahaan

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peluncuran logo baru PT Bank Mandiri Taspen di kawasan Park and Ride 10, Jalan MH Thamrin, Jakarta, 28 Januari 2018. Logo baru dikeluarkan usai saham PT Pos Indonesia diakusisi oleh PT Taspen. TEMPO/Dias Prasongko

    Peluncuran logo baru PT Bank Mandiri Taspen di kawasan Park and Ride 10, Jalan MH Thamrin, Jakarta, 28 Januari 2018. Logo baru dikeluarkan usai saham PT Pos Indonesia diakusisi oleh PT Taspen. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) meresmikan logo perusahaan yang baru di peringatan ulang tahun ketiganya. Penggantian logo tersebut disesuaikan pemilik saham, yakni PT Bank Mandiri (Persero) dan PT Taspen (Persero).

    Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan perubahan logo tersebut dilakukan sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang dilakukan pada 2017 lalu.

    "Setelah keluarnya izin dari Kementerian Hukum dan HAM serta Otoritas Jasa Keuangan, perusahaan mengubah nama dan logo perusahaan yang sebelumnya PT Bank Mandiri Taspen Pos menjadi PT Bank Mandiri Taspen tetapi perusahaan tetap menggunakan identitas Bank Mantap," kata Josephus di Jakarta, Minggu, 28 Januari 2018.

    Baca: Bank Mantap Ajak Pensiunan Jadi Wirausaha 

    Sebelumnya, Bank Mantap dimiliki oleh tiga perusahaan yakni PT Bank Mandiri, PT Taspen dan PT Pos Indonesia. Setelah digelar RUPS, saham PT Pos Indonesia sebesar 20 persen diakuisisi oleh PT Taspen.

    Direktur Taspen Bagus Rumbogo mengatakan akusisi saham ini merupakan bentuk keseriusan dari perusahaanya untuk memperkuat struktur pemodalan Bank Mantap sebagai bank pensiunan. Bagus berujar PT Taspen telah meyetorkan modal hingga Rp 80 miliar.

    "Modal tersebut akan digunakan untuk pengembangan jaringan Bank Mantap sebanyak 20 jaringan kantor dan 50 jaringan low cost network Graha Mantap untuk tahun 2018," ujarnya.

    Hingga 2017, Bank Mantap telah memiliki total aset hingga Rp 13,68 triliun. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 85,2 persen. Laba perusahaan pada 2017 mencapai Rp 160 miliar. Jumlah laba tersebut naik hingga 215,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Sedangkan untuk penyaluran kredit mencapai Rp 10,50 triliun. Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan mencapai Rp 8,51 triliun. Hingga 2017, Bank Mantap telah memiliki jaringan kantor sebanyak 186 jaringan di 28 provinsi di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.