Pameran Mebel Jogja Targetkan Transaksi Rp 100 Miliar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga binaan menyelesaikan mebel di Lapas Klas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 24 Agustus 2016. ANTARA/Umarul Faruq

    Warga binaan menyelesaikan mebel di Lapas Klas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 24 Agustus 2016. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Di tengah gempuran mebel produk luar negeri, para perajin mebel tetap optimis bisa menjual produk bahkan skala ekspor. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai ekspor dengan mengadakan Pameran Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (Jiffina) 2018.

    Forum Jiffina Jawa-Bali menggelar pameran mebel berskala internasional di Jogja Expo Center (JEC), 10-13 Maret 2018. Targetnya ada transaksi sebesar Rp 100 miliar. Para calon pembeli dari 50an negara siap datang dan ribuan pembeli skala nasional juga sudah konfirmasi kedatangan.

    “Jiffina kali ini yang ketiga, mengangkat tema Unique Furniture and Craft Produc,” kata Endri Wardoyo, Ketua panitia Jiffina 2018, Jumat, 26 Januari 2018.

    Simak: 2019, Pemerintah Bidik Ekspor Mebel USD 2,5 Miliar

    Jumlah peserta pameran tahun ini lebih banyak dan didominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahun lalu Jiffina diikuti 260 peserta, sedangkan tahun ini sudah mencapai 295 peserta.

    "Apalagi sekarang gairah untuk ekspor semakin membaik. Harapannya Jiffina bisa menjadi tolok ukur furnitur di Jawa Tengah dan Yogyakarta," kata dia.

    Endro menambahkan, Jiffina kali ini akan dihadiri sekitar 4000 pembel dari 60 negara.  Tahun lalu  pembeli dari Jerman menempati posisi tertinggi dalam transaksi, disusul Nederland, Amerika, Itali, Belgia, India, Perancis dan Australia.

    "Transaksi Jiffina tahun lalu Rp 75 miliar. Tahun ini targetnya Rp 100 miliar," kata dia optimis.

    Menurut Rumekso Setiadi, salah satu panitia Jiffina, pameran ini dikemas  dengan simpel dan lebih memberikan pelayanan kepada Usaha Kecil dan Menengah. Ada program  factory visit (kunjungan pembeli ke produsen mebel) yang tidak dijumpai pada pameran lain.

    “Luas lokasi pameran ada 5.200 meter persegi,” kata dia.

    Keunggulan dari Pameran Jiffina ini adalah antara lain, pameran mebel ini didesain sebagai pameran International yang berada didaerah di pusatnya industri furniture & craft Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali. Para pembeli akan mendapatkan produk-produk original Indonesia langsung dari sumbernya.

    “Destinasi pameran sangat lekat dengan destinasi budaya dan wisata di Yogyakarta, artinya buyers selain berbisnis juga akan disuguhi dengan destinasi wisata budaya, kuliner,” kata dia.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?