Rencana Holding Migas Hampir Rampung, Ini Komentar Dirut BEI

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio saat ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis,  8 Desember 2016. Tempo/Destrianita

    Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio saat ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Desember 2016. Tempo/Destrianita

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah tengah mematangkan pembentukan induk perusahaan badan usaha milik negara bidang migas dan gas bumi (holding migas). Nantinya, PT Pertamina (Persero) akan mengakuisisi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

    Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio berkomentar ihwal rencana pembentukan holding BUMN migas ini. Tito menyebut tak dipungkiri perusahaan holding akan menjadi pesaing besar dalam bisnis di sektor ini.

    "Kalau secara bisnis, semua sepakat ini menjadi pesaing besar," kata Tito di ruangannya, gedung BEI, Jakarta, Kamis, 25 Januari 2018.

    Baca: 2018, Rini Soemarno Targetkan Holding Migas Terbentuk

    Tito memaparkan, ada dua pendapat terkait dengan pembentukan holding BUMN migas ini. Pendapat pertama menyatakan perusahaan holding tidak perlu melakukan tender offer lantaran saham perusahaan nantinya akan dikuasai negara.

    Adapun pendapat kedua menyatakan perusahaan holding harus melakukan tender offer sebagai perlindungan terhadap saham publik di PGN. Terkait dengan hal ini, Tito mengatakan Otoritas Jasa Keuangan telah menyatakan bahwa tender offer tidak perlu dilakukan. "OJK berpendapat tidak perlu tender offer dan kami ikuti," ujarnya.

    Tito mengungkapkan, secara pribadi dia mempertanyakan holding BUMN yang dilakukan pemerintah. Dia menyebut holding sebenarnya memicu crowding out dan persaingan antara pemerintah dan swasta. 

    "Kok kayak pemerintah saingan dengan swasta. Ujung tombak perekonomian negara ini pantasnya diberikan kesempatan ke swasta," kata Tito.

    Sore ini, PGN menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Rapat akan mengambil sejumlah keputusan strategis terkait dengan rencana pembentukan holding migas yang ditargetkan pemerintah rampung pada kuartal I tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.