PT PAL Selesaikan 7 Kapal Cepat Rudal Pesanan TNI dan Malaysia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT PAL telah membangun tiga Kapal Cepat Rudal sepanjang 60 meter (KCR60). Kapal cepat ini mampu membawa empat rudal permukaan ke permukaan C-705 buatan Tiongkok. Selain KCR60, PT Pal juga membangun KCR40, yang mampu membawa dua rudal C-705. globalsecurity.org

    PT PAL telah membangun tiga Kapal Cepat Rudal sepanjang 60 meter (KCR60). Kapal cepat ini mampu membawa empat rudal permukaan ke permukaan C-705 buatan Tiongkok. Selain KCR60, PT Pal juga membangun KCR40, yang mampu membawa dua rudal C-705. globalsecurity.org

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT Penataran Angkatan Laut Indonesia (PT PAL) tahun ini menargetkan memproduksi sedikitnya tujuh kapal cepat rudal (KCR), baik untuk keperluan alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut maupun ekspor ke negara-negara di Asia Tenggara dan Afrika.

    Direktur Utama PT PAL Indonesia Budiman Saleh, di Jakarta, Senin, 22 Januari 2018, mengatakan produksi kapal perang pada 2018 meningkat dibanding dua tahun sebelumnya.

    Baca juga: PT PAL Garap Kapal Cepat Rudal Keempat Pesanan TNI AL  

    "Target kami untuk tahun ini ada empat kapal cepat rudal yang 60 meter pesanan dari TNI AL. Kemudian target ekspor kami ke Malaysia bisa dapat dua, di Thailand itu targetnya ada satu kapal, dan beberapa dari negara Afrika," kata Budiman setelah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Produksi kapal cepat rudal jenis KCR-60 merupakan pesanan tahap kedua oleh TNI AL, setelah PT PAL Indonesia menyelesaikan pembuatan tiga kapal rudal serupa dan menyerahkannya kepada TNI AL.

    Selain itu, PT PAL memproduksi kapal perusak kawal rudal (PKR) dan landing platform deck (LPD) untuk keperluan perlengkapan alutsista pertahanan TNI di laut.

    "Terkait ekspor, kita sudah masuk di pasar Asia Tenggara, yaitu di Thailand, Malaysia, dan kembali ke Filipina, serta beberapa negara di Afrika, seperti Senegal, Kongo, Guinea Bissau, dan Burkina Faso," tutur Budiman.

    Budiman, bersama Direksi PT PAL Indonesia, melaporkan kepada Wapres Jusuf Kalla terkait dengan perkembangan industri kapal Indonesia serta rencana memberikan pelatihan kepada masyarakat muda Indonesia. "Kami juga bicara tentang vokasi sebagai salah satu program besar pemerintah kita kepada lebih-kurang 1.500 anak Indonesia dari seluruh wilayah timur sampai barat, mulai November 2017 hingga November 2018," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.